Bekraf Gelar Workshop Racik Kopi Di Aceh - Menguatkan Ekosistem Industri Kopi

NERACA

Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) melalui Deputi Riset Edukasi dan Pengembangan, kembali menghadirkan Workshop Racik Kopi di beberapa daerah di Indonesia. Aceh sebagai kota pertama dipilih karena merupakan salah satu kota penghasil kopi terbesar di Indonesia. Workshop Racik Kopi merupakan kegiatan yang bertujuan memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada barista (peracik kopi) otodidak.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang kopi, juga memotivasi generasi muda untuk tertarik untuk membuka usaha di bidang perkopian yang pada akhirnya dapat membuka lapangan kerja baru. Tahun lalu Workshop Racik Kopi telah dilaksanakan di Manado dan Humbang Hasundutan. Untuk tahun ini Banda Aceh merupakan kota pertama diselenggarakannya Workshop Racik Kopi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu – Sabtu, 21-24 Maret di Hotel Seventeen, Banda Aceh merupakan kerja sama antara Direkorat Edukasi Ekonomi Kreatif dengan Masyarakat Kopi Indonesia sebagai upaya Bekraf untuk menguatkan ekosistem industri kopi Indonesia di ranah hilir. Diharapkan kopi Indonesia dapat maju dan berkembang menembus dunia internasional sebagai salah satu ikon dari subsektor kuliner.

Indonesia merupakan penghasil kopi urutan ke-4 setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia dengan luas lahan perkebunan kopi 1,24 juta hektar yang 96%-nya merupakan lahan perkebunan kopi rakyat dan sisanya milik perkebunan swasta dan Pemerintah (PTP Nusantara). Dari lahan tersebut, 933 hektar ditanami robusta dan 307 hektar arabika.

Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif, Poppy Savitri mengatakan konsumsi kopi di dunia meningkat cukup tajam, yaitu rata-rata 1,7 kg per kapita pertahun. Begitu pula konsumsi kopi di Indonesia, meningkat rata-rata lebih dari 7 % per tahun. Hal ini disebabkan minum kopi sudah menjadi gaya hidup atau trend. “Semakin tinggi konsumsi kopi, semakin tinggi pula kebutuhan profesi barista sebagai peracik kopi. Oleh karena itu diperlukan peningkatan jumlah dan kualitas sumber daya manusia (SDM),” ungkap Poppy seperti dikutip dalam keterangannya, kemarin.

Melalui kegiatan ini, Bekraf memfasilitasi pelatihan sebagai kompetensi wajib yang dimiliki barista, yaitu: mengelola bahan baku; mengelola peralatan dan perlengkapan; mengelola area kerja; menangani pelanggan; mengoperasikan peralatan; memutakhirkan pengetahuan tentang kopi; menangani situasi konflik; mengikuti prosedur keselamatan, kesehatan, dan keamanan kerja; berkomunikasi secara lisan dalam bahasa inggris pada tingkat operasional dasar; bekerja sama dengan kolega dan pelanggan; menyiapkan dan menyajikan minuman non alcohol; mengoperasikan bar; serta latte art sederhana.

Hadir sebagai narasumber Ketua Masyarakat Kopi Indonesia, Edy Panggabean dan perwakilan Lembaga Sertifikasi Indonesia, yakni Hiburan Marthin Lase, Febriyansah, Yohanes Paulus Amasuba dan Budi Mulyara. Kegiatan ini dihadiri 50 peserta yang berasal dari Provinsi Aceh.

BERITA TERKAIT

Pelaku Industri Pariwisata di Bali Didorong IPO

NERACA Denpasar - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengajak perusahaan lokal di Bali khususnya yang bergerak di sektor pariwisata untuk…

Lagi, Telkomsel Gelar Kompetisi The NextDev

NERACA Jakarta – Telkomsel kembali menggelar The NextDev, sebuah ajang pencarian dan pengembangan startup teknologi di Indonesia. Melalui The NextDev…

LIPI Gelar Pameran Arsip Konferensi Asia Afrika - Peringati 63 Tahun KAA

      NERACA   Jakarta - Memperingati 63 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung pada 18-24…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

321 Ribu Wajib Pajak Badan Telah Laporkan SPT

      NERACA   Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyampaikan sebanyak 321 ribu Wajib Pajak Badan sudah…

Air Minum Kemasan Tercemar Mikroplastik

      NERACA   Jakarta - Baru-baru ini dunia kesehatan dikejutkan dengan kabar tercemarnya air minum kemasan oleh partikel…

Pemerintah akan Bagikan Sertifikat Lahan Secara Masal pada Juni

  NERACA   Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil menargetkan pembagian sertifikat lahan masyarakat…