Infrastruktur Berdampak Pada Dinamika Ekonomi

NERACA

Jakarta---Kebutuhan infrastruktur yang layak tak bisa ditolak oleh Indonesia. Karena dukungan infrastrukturlah yang bisa mendongkrak dan sekaligus mengakselerasi laju pertumbuhan ekonomi nasional. “Pembangunan infrastruktur memberi peluang bagi pemerintah untuk menciptakan dinamika positif antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menyukseskan dunia usaha dan ekonomi," kata Chairman IndoPacific Edelman Indonesia Chadd McLisky di Jakarta, Kamis (9/2)

Hasil survey yang dilakukan Edelman Trust Barometer menunjukkan, pembangunan infrastruktur akan mempermudah dan memperbesar peluang usaha. Dukungan infrastruktur akan menunjang pertumbuhan usaha dan bisnis di dalam negeri. "Walaupun institusi bisnis merupakan salah satu institusi terpercaya di Indonesia, untuk mempertahankan kinerjanya, pelaku usaha membutuhkan dukungan yang tepat,” terangnya.

Pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,5% memang tercatat sebagai yang terkuat sejak 1998, ini secara otomatis menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia. Kinerja ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan dengan dorongan ketersediaan sarana dan prasarana.

Rencana pembangunan infrastruktur di Indonesia untuk 2011-2025 membutuhkan investasi sekira USD440 miliar untuk pembangunan jalan layang, pelabuhan, serta pembangkit listrik. Kebutuhan anggaran sebesar USD160 miliar hingga 2014 untuk menyediakan sarana dan prasarana penunjang yang dibutuhkan dunia usaha, perlu dipenuhi. Hal itu diyakini akan mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi saat ini.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Chris Kanter sependapat dengan hal tersebut. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur merupakan modal utama pendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri. “Pembangunan infrastruktur sangat penting bagi Indonesia untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan pada dunia usaha.

Tak hanya itu, kata Chris Kanter, keberadaan infrastruktur bisa mendorong ketertarikan investor asing masuk ke Indonesia. Sehingga Indonesia bisa melesat jauh ke depan. “Infrastruktur yang baik dapat menjadi pemicu bagi masuknya investasi asing dan dapat membawa Indonesia ke tingkatan lebih tinggi sebagai pemain serius perekonomian global," jelasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, peran penting lainnya yang diharapkan dijalankan oleh pemerintah adalah memberikan kontrol yang diperlukan dunia usaha serta melindungi konsumen dari praktek bisnis yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah dirasa perlu mengatur kegiatan pelaku usaha untuk memastikan bahwa perusahaan dijalankan secara bertanggung jawab. Tuntutan akan besarnya peranan pemerintah menggambarkan kebutuhan pelaku usaha untuk membangun kredibilitas lebih baik lagi dengan berlaku lebih transparan, jujur, dan merangkul pemangku kepentingan. **cahyo

BERITA TERKAIT

Infrastruktur Investasi Negeri

Oleh: Muhklis Kuncoro Wibowo, Staf KPP Penanaman Modal Asing Lima, DJP *) Infrastruktur merupakan sarana yang sangat vital untuk mendukung…

Menkeu Harap Swasta Makin Banyak Terlibat di Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap makin banyak pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan…

Prospek Ekonomi Digital

Beberapa tahun lalu kita belum membayangkan sopir taksi dapat mengemudikan mobilnya sendiri tanpa terikat formal bekerja di perusahaan taksi konvensional,…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Menkeu Harap Swasta Makin Banyak Terlibat di Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap makin banyak pihak swasta yang terlibat dalam pembangunan…

Menggenjot Skema KPBU di Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang tumbuh secara masif di tahun ini. Bahkan,…

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Layanan Digital

      NERACA   Jakarta - Era digital menuntut semua pihak untuk dapat memenuhi tuntutan pelanggan dengan mudah dan…