BULL Targetkan Rights Issue Rp 650 Miliar

Guna perkuat modal dalam menunjang ekspansi bisnis, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) berencana untuk mencari dana dari pasar modal dengan menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Dalam aksi tersebut, perseroan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 2,6 miliar dan 1,69 miliar lembar saham hasil eksekusi waran yang menyertai HMETD. Adapun target perolehan dana yakni sekitar Rp650 miliar.“Rencana rights issue telah disetujui pemegang saham BULL. Kemudian, rencana penjaminan sebagian atau keseluruhan aset perusahaan juga telah direstui pemegang saham," kata Wong Kevin, Direktur Utama Perseroan di Jakarta, Selasa (20/3).

Nantinya, dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat permodalan guna mendukung bisnis manajemen serta anak usaha perseroan. Selain itu, sebagian dana tersebut juga akan dialokasikan untuk membayar utang agar laju bisnis perseroan lebih lincah lagi."Seluruh dana dari penambahan modal dengan HMETD nanti untuk modal kerja, pengurangan utang, ekspansi usaha, dan penambahan aset tetap dan bergerak,"jelasnya..

Wong Kevin belum menyebutkan kapan aksi korporasi tersebut akan direalisasikan. Hal itu lantaran perusahaan masih melihat kondisi atau situasi pasar terlebih dahulu sebelum melangsungkan rights issue tersebut."Kapan dilakukannya? Yah, kami masih mengkajinya terlebih dahulu. Kami juga melihat kondisi pasar terlebih dahulu dalam melakukan aksi korporasi ini," tandasnya.

Asal tahu saja, PT Buana Lintas Lautan Tbk resmi masuk daftar hitam PT Pertamina (Persero). Hal tersebut menyusul surat pemberian sanksi oleh Pertamina kepada BULL tertanggal 12 Maret 2018 dengan nomor 046/i20300/2018-SO. BULL dinyatakan melakukan fraud lantaran belum memenuhi kewajiban kepabeanan atas tiga kapal miliknya: MT Bull Sulawesi, MT Flores, dan MT Bull Papua.

BERITA TERKAIT

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…

TURI Anggarkan Capex Rp 554 Miliar

NERACA Jakarta – Genjot target pertumbuhan bisnis, PT Tunas Ridean Tbk  mengangarkan belanja modal tahun 2018 sebesar Rp 554 miliar.…

Sejahteraya Bukukan Rugi Rp 101,28 Miliar - Beban Pendapatan Naik 11,20%

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2017 kemaarin, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) masih membukukan kerugian Rp 101,28 miliar. Angka tersebut…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Tumbuh 1,07% - Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BEI Padang Ikut Gelar Tes Serentak CMP DP

Sebanyak 86 peserta mengikuti tes tertulis tenaga profesional pasar modal untuk mengikuti Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) 2018 yang diselenggarakan…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…