Pelita Samudera Raup Laba US$ 3,92 Juta - Berkah Disiplin Efisiensi Biaya

NERACA

Jakarta - PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) berhasil mencapai peningkatan finansial yang signifikan sepanjang tahun 2017. Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar US$49 juta dan laba bersih sebesar US$3,92 juta di 2017 dimana keunggulan operasional dan kedisiplinan efisiensi biaya telah menjadi andalan perseroan sejak periode harga batubara yang tidak stabil di akhir 2015. Disebutkan, pencapaian yang sangat menggembirakan ini adalah sebesar 42% dari pendapatan di 2016 atau sebesar US$34,59 juta dan kenaikan laba bersih yang sangat signifikan yaitu sebesar 132% jika dihitung dari kerugian di 2016 sebesar US$12,41 juta.

Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (19/3) menjelaskan, peningkatan kinerja 2017 ini dipengaruhi oleh kenaikan volume pengangkutan dan pemindah muatan batubara sebesar 30% dibandingkan di 2016 dengan terjadinya tren peningkatan harga komoditas dimana harga batubara mulai rebound dan cenderung stabil di 2017.

Kemudian volume dari jasa pengangkutan batubara kapal tunda dan tongkang (tugboat dan barge) sebesar 9,84 juta metrik ton atau naik sebesar 51% dari 2016; volume dari jasa pemindahmuatan batubara fasilitas muatan apung (Floating Loading Facility) sebesar 20,37 juta metrik ton mengalami kenaikan sebesar 22% dari 2016. Upaya peningkatan kinerja operasi dan efisiensi secara berkelanjutan termasuk monitor yang ketat pada pemakaian bahan bakar dan minyak diesel, biaya teknis kapal serta perbaikan dan pemeliharaan kapal berhasil menurunkan beban pokok pendapatan sebesar 6.5% dari 2016.

Dengan meningkatnya permintaan jasa pengangkutan batubara yang cukup tinggi, Perseroan terus melakukan ekspansi dengan menambah armada kapal-kapal untuk dapat mengurangi biaya sewa kapal. Pembelian 5 set kapal tunda dan tongkang di pertengahan 2017 serta pembelian 4 unit kapal tunda dan 3 unit tongkang di akhir 2017 yang sebagian besar telah beroperasi di kuartal 4 di 2017. Armada kapal-kapal baru ini akan beroperasi penuh di 2018. Perseroan juga mencatatkan kenaikan jumlah aset sebesar 18% atau US$101,81 juta di 2017 dari US$86,37 juta di 2016.

Tahun ini, perseroan menargetkan volume pengangkutan dan pemindahmuatan batubara di tahun meningkat sekitar 10% dari volume di tahun 2017 yang mencapai 30 juta metrik ton. Pembelian kapal Mother Vessel pertama perseroan dengan kapasitas 31.005 metrik ton yang diserahterimakan akhir Februari 2018 juga akan menambah volume yang ditargetkan. Tingkat utilisasi kapal diatas 90% di sepanjang 2017, disiplin dalam pengontrolan biaya dan fokus perseroan untuk selalu antisipasi fluktuasi pasar komoditas akan terus menjadi strategi bisnis yang baik bagi perseroan.

BERITA TERKAIT

Cikarang Listrindo Siapkan US$ 20 Juta - Rencanakan Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) berencana pembelian kembali saham atau buyback…

Barito Pacific Raup Laba US$ 41,6 Juta

Semester pertama tahun 2018, PT Barito Pacific Tbk (BRPT)  mencatatkan laba bersih sebesar US$ 41,6 juta atau turun 46,7% dibanding periode yang…

Laba Bersih Lautan Luas Menyusut 24,71%

NERACA Jakarta - PT Lautan Luas Tbk (LTLS) mencatatkan laba bersih di semester pertama 2018 sebesar Rp 64 miliar. Laba…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…