SPS Gelar Penghargaan Sampul Koran di Padang

SPS Gelar Penghargaan Sampul Koran di Padang

NERACA

Jakarta - Mengulang kisah sukses penyelenggaraan sejak 2010, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat kembali akan menyelenggarakan acara puncak tahunan bagi para kreator Sampul Wajah industri media cetak nasional (IPMA), majalah inggriya (INMA), pers mahasiswa (ISPRIMA), serta desain rubrik anak muda suratkabar se-Indonesia (IYRA). Tahun ini, IPMA memasuki tahun kesembilan, kemudian InMA untuk ketujuh kalinya. Sementara IYRA kelima kali dan ISPRIMA memasuki tahun ketujuh.

Kegiatan yang akan berlangsung di Padang, Sumatera Barat, pada 7 Februari 2018 bakal menjadi destinasi penyerahan Awards paling bergengsi bagi Industri Media Cetak nasional untuk tahun 2018. Sekaligus pencapaian paripurna bagi korporasi dan lembaga negara di bidang publikasi internal.

Mengusung tema besar “Kreativitas Tanpa Batas di Era yang Terus Berubah”, pagelaran IPMA 2018 yang akan dibarengi dengan penyelenggaraan InMA, IYRA, dan ISPRIMA dalam satu rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) itu, mengisyaratkan sebuah pesan mendalam, bahwa meski industri media cetak sedang berada dalam kondisi kurang bagus, namun kepercayaan publik terhadap media cetak harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Standarisasi perusahaan pers cetak menjadi ukuran kepercayaan publik dan pasar ke depan terhadap sebuah perusahaan pers."Melalui standarisasi ini momentum kebangkitan industri media cetak pada tahun 2018 diharapkan dapat terwujud, termasuk peningkatan kualitas karya-karya sampul muka media cetak di seluruh Indonesia," ujar Direktur Eksekutif SPS Pusat Asmono Wikan dalam keterangan tertulisnya, pekan ini.

Dari tahun ke tahun, penyelenggaraan IPMA, InMA, IYRA, dan ISPRIMA terus menyedot perhatian penerbit media cetak maupun korporasi dan organisasi non media cetak. Tahun ini IPMA bakal diikuti oleh 363 cover suratkabar, tabloid, dan majalah komersial. Sementara IYRA mendatangkan 118 entri rubrik anak muda suratkabar harian. Selanjutnya INMA menarik minat 189 entri cover majalah internal perusahaan, lembaga negara, dan kementerian. Adapun ISPRIMA diikuti oleh sekitar 70 entri cover pers mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Diharapkan hingga penjurian pekan depan, total entri bisa mencapai lebih dari 800 buah."Fakta masih tingginya peminat kompetisi ini menegaskan, bahwa penerbit media cetak terus konsisten melakukan perubahan untuk mengakomodasi pasar yang terus berubah. Setidaknya menjadikan cover media mereka menarik perhatian pembaca," tutur Asmono.

Tak kurang dari 400 pimpinan perusahaan pers se Indonesia, tokoh-tokoh pers nasional, dan pimpinan humas korporasi dan lembaga pemerintah, akan menghadiri malam penghargaan IPMA, INMA, IYRA, dan ISPRIMA ini."Bahkan insya Allah Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah akan turut hadir, memberi sambutan, sekaligus menyerahkan sejumlah trophy bagi pemenang bersama Ketua Umum SPS Pusat Dahlan Iskan," ujarnya. Mohar

BERITA TERKAIT

Stabilkan Harga, Kementan Gelar Operasi Pasar Telur

NERACA Jakarta –  Guna meredam harga telur yang meroket, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar operasi pasar telur. Upaya ini dilakukan sebagai…

OCBC NISP Raih 5 Penghargaan Asian Banking Award

  NERACA   Jakarta - Bank OCBC NISP berhasil meraih 5 penghargaan dalam Asian Banking & Finance Award 2018 Singapore.…

Pemkot Bogor Raih Penghargaan Bidang Koperasi

Pemkot Bogor Raih Penghargaan Bidang Koperasi NERACA Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima penghargaan tingkat nasional Tanda Jasa Bakti…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Pengamat: Kebijakan HAM di Indonesia Masih Normatif

Pengamat: Kebijakan HAM di Indonesia Masih Normatif NERACA Jakarta - Pengamat hukum pidana Universitas Bung Karno Azmi Syahputra menilai kebijakan…

KPK Minta Perusahaan Asing Tidak Suap Pejabat

KPK Minta Perusahaan Asing Tidak Suap Pejabat  NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta perusahaan asing tidak memberikan suap…

Perubahan Tata Kelola Hutan Era Jokowi Disampaikan ke Dunia

Perubahan Tata Kelola Hutan Era Jokowi Disampaikan ke Dunia NERACA Roma – Di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, kebijakan sektor…