Produksi Beras Lebak Surplus 160.046 Ton

Produksi Beras Lebak Surplus 160.046 Ton

NERACA

Lebak - Produksi beras Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, sampai November 2017 surplus hingga mencapai 160.046 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 13 bulan ke depan.

"Produksi beras melimpah, bahkan sebagian petani di antaranya baru memasuki musim panen," kata Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar di Lebak, Rabu (20/12).

Selama ini, produksi beras cukup aman hingga surplus selama 13 bulan ke depan sehingga menyumbangkan ketahanan pangan di tingkat nasional. Produksi beras Kabupaten Lebak, selain untuk memenuhi permintaan pasar lokal juga dipasok ke DKI Jakarta, Jawa Barat dan Lampung.

Pemerintah daerah menginstruksikan kepada petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Distanbun kecamatan, petugas penyuluh lapang (PPL), kelompok tani dan pemangku kepentingan lainnya agar memaksimalkan gerakan percepatan tanam. Gerakan percepatan tanam itu sehubungan dengan curah hujan yang meningkat sehingga dapat mendongkrak produksi bahan pangan.

Sebagian besar lahan pertanian sawah di Kabupaten Lebak dari 47.000 hektare masuk kategori sawah tadah hujan. Petani hanya menanam padi saat memasuki musim hujan akibat keterbatasan jaringan irigasi. Namun, selama ini persedian beras lokal bisa memenuhi permintaan pasar di Lebak."Kami menjamin persedian beras lokal mencukupi untuk konsumsi warga Lebak hingga 2019," kata Rahmat menjelaskan.

Menurut Rahmat, berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan setempat produksi beras hingga November 2017 sebanyak 291.792 ton. Kebutuhan beras warga Kabupaten Lebak yang berpenduduk 1,2 juta jiwa itu sekitar 11.977 ton per bulan atau 143.724 ton per tahun dengan rata-rata per kapita sebanyak 134 kilogram. Karena itu, produksi beras di Lebak surplus sekitar 160.046 ton dan aman hingga 13 bulan ke depan."Kami terus mengoptimalkan peningkatan produksi beras guna mendukung swasembada pangan," ujar dia menjelaskan. Ant

BERITA TERKAIT

PPSA Lemhanas dan J Resources Kirim 16 Ton Bantuan ke Palu dan Donggala

PPSA Lemhanas dan J Resources Kirim 16 Ton Bantuan ke Palu dan Donggala NERACA Jakarta - Bantuan kemanusiaan bagi masyarakat…

Persediaan Beras di Lebak Tidak Perlu Impor

Persediaan Beras di Lebak Tidak Perlu Impor NERACA Lebak - Persediaan beras untuk konsumsi masyarakat di Kabupaten Lebak, Banten tidak…

Hambat Serapan Beras Bulog, Penerapan HPP Perlu Ditinjau Ulang - Penilaian Peneliti

NERACA Jakarta – Penerapan Harga Pokok Pembelian (HPP) gabah dan beras perlu ditinjau ulang efektivitasnya. Adanya HPP justru menghambat kerja…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Ketua Komisi II DPRD: Walikota Sukabumi Secepatnya Lakukan Seleksi Dirut PDAM

Ketua Komisi II DPRD: Walikota Sukabumi Secepatnya Lakukan Seleksi Dirut PDAM NERACA Sukabumi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota…

Pembangunan Tol Serang-Panimbang Capai 5,74 Persen

Pembangunan Tol Serang-Panimbang Capai 5,74 Persen NERACA Serang - Pembangunan fisik jalan tol Serang-Panimbang sampai saat ini mencapai 5,74 persen…

Dukung Pendanaan PTPN III, PNMIM Kucurkan RDPT Rp2 Triliun

Dukung Pendanaan PTPN III, PNMIM Kucurkan RDPT Rp2 Triliun NERACA Jakarta - Dalam rangkaian acara IMF - World Bank Annual…