Banyak Yang Tak Paham Koperasi

NERACA

Jakarta--Kementerian Koperasi dan UKM mengakui sebagian masyarakat yang ingin mendirikan koperasi memahami aturan, ketentuan, dan prosedur sehingga memperlambat proses pendirian koperasi. "Ini salah satu permasalahan yang dihadapi yang memperlambat proses pendirian koperasi itu sendiri," kata Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Untung Tri Basuki, di Jakarta, Rabu.

Selama ini, banyak pihak mengeluhkan pelayanan dan pemberian badan hukum pendirian koperasi yang memerlukan proses lama. Namun justru hal itu lebih disebabkan karena belum semua masyarakat paham tentang aturan pendirian koperasi dengan baik. "Selain itu juga karena keterbatasan jumlah aparat yang melayani pendaftaran koperasi," katanya.

Untuk itu pihaknya terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat yang akan mendirikan koperasi melalui konsultasi langsung. "Kami terus meningkatkan koordinasi dengan Notaris Pembuat Akta Koperasi agar turut memberikan pemahaman kepada masyarakat yang ingin mendirikan koperasi,” terangnya

Untung menambahkan selama 2011 pengesahan pendirian koperasi yang ditandatangani Deputi Bidang Kelembagaan atas nama Menteri ditargetkan sebanyak 35 Surat Keputusan Pengesahan Pendirian. Namun dalam pelaksanaannya koperasi yang didirikan melebihi target yaitu sebanyak 79 koperasi yang terdiri atas 74 koperasi primer dan lima koperasi sekunder. "Sampai Desember 2011 total jumlah koperasi yang pengesahan pendiriannya ditandatangani Deputi Bidang Kelembagaan Koperasi dan UKM adalah sebanyak 1.264 koperasi yang terdiri dari 1.089 koperasi primer dan 175 koperasi sekunder," kata Untung Tri Basuki. **cahyo

BERITA TERKAIT

Sektor Pangan - Kasus Beras Turun Mutu Akibat Tata Kelola Distribusi Tak Optimal

NERACA Jakarta – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menilai kasus 6.000 ton beras busuk di…

Kekurangan Kolagen Tak Cuma Berdampak Pada Kulit

Kolagen merupakan struktur protein utama tubuh. Pada mamalia, protein tubuhnya tersusun atas 25-35 persen kolagen. Kolagen banyak ditemukan pada jaringan…

Sebanyak 43 Ribu Koperasi Dibubarkan Oleh Kemenkop UKM

Sebanyak 43 Ribu Koperasi Dibubarkan Oleh Kemenkop UKM NERACA Sukabumi - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) telah membubarkan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Benny Tatung Minta Kades Baru Mampu Tingkatkan Perekonomian Desa

  NERACA   Oku Timur - Sebanyak 39 Kepala Desa dari 48 Desa yang telah melakukan pemilihan beberapa waktu lalu…

Astrindo Refinancing Pinjaman Credit Suisse

    NERACA   Jakarta - Pada penghujung tahun 2018, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (Astrindo) berhasil mendapatkan dana US…

Pembangunan Perkebunan Kebijakan Jangka Panjang

      NERACA   Jakarta - Pembangunan perkebunan tidak bisa dilakukan dalam jangka pendek, namun perlu kebijakan jangka panjang…