Industri Jasa Keuangan di Sumsel Tetap Tumbuh

Industri Jasa Keuangan di Sumsel Tetap Tumbuh

NERACA

Palembang - Industri jasa keuangan di Sumatera Selatan (Sumsel) tetap tumbuh sepanjang 2017 meski daerah ini masih dipengaruhi pelemahan harga komoditas ekspor perkebunan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional VII Sumatera Bagian Selatan, Panca Hadi Suryatno mengatakan, meski belum bisa merilis persentase pertumbuhannya secara detail namun OJK Sumbagsel memastikan bahwa daerah ini masih baik secara keseluruhan."Nanti rilis resminya akan diumumkan pada akhir tahun. Tapi secara keseluruhan, industri tetap tumbuh meski ada sedikit perlambatan," kata Panca yang dijumpai di acara Go-Jek dan BTN, Kamis (7/12).

Pertumbuhan itu dapat diamati dari realisasi kredit perbankan sekitar 9,0 persen dan rasio kredit bermasalah masih di bawah 5,0 persen. Ia tidak menyangkal bahwa terdapat hubungan yang erat antara harga komoditas karet, sawit dan batubara dengan perekonomian Sumsel. Hanya saja kali ini Sumsel sedikit terbantu karena adanya sejumlah proyek infrastruktur penunjang Asian Games di Palembang. Dana yang masuk ke Sumsel mencapai Rp68 triliun bersumber dari APBN."Untungnya itu ada Asian Games jadi Sumsel bisa tetap tumbuh ekonomi, bahkan bisa di atas rata-rata nasional," ujar dia.

Pada 2016, Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Sumsel sebesar 5,03 persen atau sedikit lebih tinggi dari angka rata-rata nasional 5,02 persen.

Sedangkan tahun ini, BPS mencatat pada triwulan III pertumbuhan ekonominya menembus 5,56 persen atau diatas angka rata-rata nasional 5,06 persen. Artinya pertumbuhan ekonomi Sumsel telah melampaui proyeksi awal Bank Indonesia yakni 5,1 hingga 5,5 persen.

Faktor utama pendongkraknya tak lain karena daerah ini akan menjadi tuan rumah ajang olahraga multievent bergengsi tingkat Asia, Asian Games XVIII tahun 2018 bersama ibu kota negara DKI Jakarta. Sejak dua tahun terakhir, derap pembangunan di Sumsel terasa, khususnya Kota Palembang dan sekitarnya.

Terkait outlook 2018, Panca mengatakan tren positif ini akan terus berlanjut di tahun mendatang."Yang jelas, provinsi ini sangat potensial untuk berinvestasi," kata Panca. Ant

BERITA TERKAIT

Bapenda Sumsel Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis

Bapenda Sumsel Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis NERACA Palembang - Unit Pelayanan Terpadu Badan Pendapatan Daerah (UPT Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan…

Gubernur Sumsel dan BEI Jamin Biaya Pengobatan - Korban Selasar Gedung BEI

NERACA Jakarta - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menjenguk mahasiswa yang menjadi korban ambruknya balkon gedung Bursa Efek Indonesia (BEI)…

YLK Sumsel Imbau Masyarakat Waspadai Kosmetika Ilegal

YLK Sumsel Imbau Masyarakat Waspadai Kosmetika Ilegal NERACA Palembang - Yayasan Lembaga Konsumen Sumatera Selatan mengimbau masyarakat setempat untuk mewaspadai…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Disdukcapil Kota Depok Raih ISO 9001:2008

Disdukcapil Kota Depok Raih ISO 9001:2008 NERACA Depok - Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jawa Barat, meraih…

Bulog Sumsel Sudah OP Beras 3.900 Ton

Bulog Sumsel Sudah OP Beras 3.900 Ton NERACA Palembang - Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung…

Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako

Disperindag Lebak Tidak Temukan Penimbun Sembako NERACA Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak hingga kini di daerah…