Peserta Mekaar PNM Dapat Capai 2,2 Juta

Peserta Mekaar PNM Dapat Capai 2,2 Juta

NERACA

Ambon - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) yang bergerak di bidang jasa permodalan usaha yakin peserta program Mekaar dapat mencapai 2,2 juta pada akhir 2017, di atas target sebesar 2 juta peserta.

"Pada 27 November 2017, peserta program Mekaar sudah mencapai 1.922.168 ibu prasejahtera dari 1.188 cabang di 24 provinsi. Pada akhir tahun, pesertanya diperkirakan mencapai 2,2 juta ibu prasejahtera," kata Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM, Arief Mulyadi di Ambon, Maluku, Sabtu (2/12).

Karena mencapai target, Kementerian BUMN akan menargetkan PNM dapat menyebarkan program Mekaar sebanyak 4 juta ibu prasejahtera pada 2018. Ia mengatakan hal itu saat meninjau dan melihat langsung pertemuan salah satu kelompok Mekaar bernama Aer Cincin di Desa Rutah, Maluku Tengah, Jumat (1/12).

Dalam kunjungan itu, Deputi Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra ikut melihat pertemuan para ibu yang tergabung dalam kelompok Mekaar bernama Aer Cincin di Desa Rutah, Pulau Seram, Maluku Tengah, Jumat-Sabtu, 1-2 Desember 2017.

Mekaar merupakan salah satu program PNM yang membiayai usaha mikro khusus untuk ibu prasejahtera yang berkeinginan untuk berbisnis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Para peserta Mekaar akan diberikan pinjaman antara Rp2 juta hingga Rp5 juta tanpa agunan.

Namun, peserta yang gagal membayar cicilan akan ditanggung bersama oleh anggota kelompoknya. Sistem tanggung renteng ini akan meminimalisir kredit macet karena para peserta sudah tentu tidak akan sembarangan merekrut anggota kelompoknya.

"Dengan program Mekaar ini, para ibu prasejahtera akan dilatih berbisnis dan perubahan mental karena mereka dilatih displin waktu, jujur, dipercaya dan disiplin membayar cicilan," ujar dia.

Para ibu di Pulau Seram, Maluku Tengah, antusias ikut program Mekaar. Sejak program Mekaar masuk Pulau Seram pada Agustus 2017, kini sudah memiliki 1.308 peserta. Ini pun baru berkembang di Kecamatan Amahai. Program Mekaar belum masuk di semua kecamatan di Pulau Seram.

"Para mama, panggilan akrab ibu-ibu di Pulau Seram antusias ikut program Mekaar. Mereka umumnya berbisnis terkait dengan perikanan karena masyarakat Pulau Seram umumnya nelayan," tambah Hambra, yang memang putra kelahiran Pulau Seram, Maluku Tengah. Ant

BERITA TERKAIT

CIMB Niaga Dapat Penghargaan Global CSR Award

      NERACA   Lombok - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali meraih penghargaan kategori Excellence in…

Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun - IHSG Sepekan Tumbuh 1,07%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

Baramulti Suksessarana Bagi Dividen US$ 42 Juta

NERACA Jakarta – Sukses mencatatkan kinerja keuangan yang positif dengan pertumbuhan pendapatan 61,79% dari US$ 242,6 juta menjadi US$ 392,57…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

JBS Diharapkan Gairahkan Investasi di Jateng

  NERACA Purbalingga - Pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah diharapkan dapat meningkatkan gairah investasi…

Tangsel Gencar Kembangkan Wisata Religi

NERACA Tangerang Selatan - Pemkot Tangerang Selatan kini giat mengembangkan destinasi wisata di berbagai sektor, termasuk salah satunya adalah Festival…

Arinal-Nunik Ajak Warga Masyarakat Membangun Lampung Berjaya

  NERACA Lampung Tengah  – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2019-2024 nomor urut 3, Arinal-Chusnunia mengajak seluruh…