Kemenkeu Dapat Pinjaman Rp15,2 triliun - Kerjasama dengan JICA

NERACA

Jakarta - Kementerian Keuangan dan Japan International Cooperation Agency (JICA) menandatangani dua naskah perjanjiian pinjaman (loan agreements) senilai 127,215 miliar Yen, setara dengan 1,12 miliar dolar AS atau Rp15,2 triliun.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan dan Chief Representative JICA Indonesia Office Naoki Ando yang disaksikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Senior Vice President JICA Shinya Ejima di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (15/11).

Kedua naskah perjanjian pinjaman tersebut, yaitu senilai 8,309 miliar Yen atau setara dengan Rp900 miliar untuk pengembangan World Class University with Enterpreneurial Spirit di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan senilai 118,906 miliar Yen atau setara dengan Rp14,3 triliun untuk pembangunan Pelabuhan Patimban Fase I.

"UGM akan memanfaatkan dana pinjaman tersebut untuk membangun 10 'learning centers' di Yogyakarta dalam rangka memperkuat aktivitas pengembangan dan riset, kerja sama dengan lokal dan industri, serta pengembangan sumber daya manusia di UGM. Gedung yang akan dibangun akan dilengkapi dengan peralatan mutakhir untuk kepentingan pendidikan dan riset," kata Sri Mulyani.

Pembiayaan kegiatan tersebut memanfaatkan fasilitas pinjaman lunak tidak mengikat (untied) dari JICA dengan bunga mengambang (floating) sebesar JPY LIBOR + 10 bps per tahun dengan lower cap 0,1 persen dan upper cap 6,521 persen. Masa tenggang pinjaman tersebut selama tujuh tahun dan masa pengembalian 18 tahun sehingga jangka waktu pinjaman adalah 25 tahun.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan memanfaatkan pinjaman tersebut untuk mengembangkan Pelabuhan Patimban di Subang sebagai pelabuhan logistik bertaraf internasional. Pinjaman JICA merupakan pinjaman tahap pertama yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan jalan akses sepanjang 8,1 kilometer, terminal baru, jembatan, dan back-up area pelabuhan.

"Pelabuhan baru Patimban akan menjadi alternatif bagi industri di area sekitarnya yang akan memperkuat aktivitas ekonomi dan jaringan logistik kelautan di wilayah metropolitan Jakarta. Pelabuhan baru Patimban ditargetkan untuk soft opening pada Maret 2019," ujar Sri Mulyani.

Mengingat pembangunan pelabuhan tersebut akan banyak menggunakan teknologi Jepang, pinjaman untuk kegiatan tersebut memanfaatkan fasilitas Special Terms for Economic Partnership (STEP) dari JICA. Tingkat bunga menggunakan bunga tetap sebesar 0,1 persen per tahun dengan masa tenggang 12 tahun dan masa pembayaran kembali 28 tahun. Dengan demikian, jangka waktu pinjaman adalah 40 tahun.

Pemerintah Jepang telah memberikan bantuan pinjaman lunak kepada Pemerintah Indonesia sejak 1958. Sebelum kedua pinjaman kegiatan tersebut ditandatangani, hingga Oktober 2017, Pemerintah Indonesia telah memiliki 31 pinjaman kegiatan on-going (active loan agreement) yang berasal dari Pemerintah Jepang melalui JICA dengan nilai komitmen sebesar 565,75 miliar Yen atau setara dengan 5,1 miliar dolar AS atau Rp69 triliun.

"Kedua pinjaman tersebut menambah besaran nilai komitmen pinjaman kegiatan yang sudah ada dan memberi sinyal semakin kuatnya hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang yang terjalin cukup lama," kata Sri Mulyani.

BERITA TERKAIT

KBLV Novasi Pinjaman Internux Rp 510,75 Miliar

PT First Media Tbk. (KBLV) melakukan penerimaan novasi terhadap fasilitas pinjaman PT Internux sebesar Rp510,75 miliar. Corporate Secretary First Media,…

JLB Tawarkan Kupon Obligasi Hingga 10% - Targetkan Dana Rp 1,3 Triliun

NERACA Jakarta – Operator jalan tol, PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) melakukan penawaran umum obligasi I Jakarta Lingkar Baratsatu Tahun…

Gubernur Optimis Aset Bank Jatim Tembus Rp100 Triliun

    NERACA   Jakarta - Gubernur Jawa Timur Soekarwo optimistis jika aset Bank Jatim akan mencapai lebih dari Rp100…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Rupiah dan Neraca Perdagangan Perlu Jadi Perhatian Capres

      NERACA   Jakarta - Kondisi ekonomi Indonesia yang naik turun belakangan ini wajib menjadi perhatian para Calon…

TM Seasons City Ikut Meriahkan Asian Games 2018

  NERACA   Jakarta - Menyambut kemeriahan pesta olahraga Asian Games 2018, TM Seasons City melibatkan lebih 2.500 pelari ramaikan…

Bangun Infrastruktur, Jangan Bebani Devisa

    NERACA   Jakarta - Anggota Komisi XI DPR Johnny G. Plate menginginkan pembangunan infrastruktur jangan sampai membuat defisit…