Antam Perluas Penjualan Jadi 205 Kantor - Gandeng PT Pos Indonesia

NERACA

Jakarta- Melanjutkan kesuksesan penjualan emas dengan menggandeng PT Pos Indonesia (Persero), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali melanjutkan kerja sama strategis bidang penjualan emas. Setelah pada Februari 2017, menyediakan 109 kantor pos yang bisa diakses masyarakat untuk membeli emas Antam, kini, kedua perusahaan memperluas jangkauan penjualan menjadi 205 kantor pos di Indonesia.

Direktur Pemasaran Antam, Tatang Hendra dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, kerja sama ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat membeli emas Antam di seluruh kantor pos di Indonesia, sekaligus sebagai sarana leverage bisnis masing-masing BUMN. “Bagi ANTAM dengan adanya kerja sama ini, jaringan pemasaran produk emas semakin luas dan menjadi salah satu bentuk peningkatan pelayanan kepada konsumen”ujarnya.

Sedangkan bagi Pos Indonesia, kerja sama ini meningkatkan pendapatan melalui bisnis layanan baru dengan segmen pasar pelanggan yang datang ke kantor pos (walk-in customer). Selain itu, diklaim turut membentuk citra positif bahwa Pos Indonesia mampu menangani kiriman barang dengan kategori valuable goods, meningkatkan daya saing perusahaan dengan kompetitor, serta mengedukasi masyarakat untuk berinvestasi atau menabung dengan membeli emas untuk masa depan.

Tatang Hendra menambahkan, lewat kerjasama dengan PT Pos Indonesia, perusahaan berkomitmen kepada praktik pelaksanaan operasional yang baik, mulai dari eksplorasi, penambangan, pengelolaan lingkungan, pengolahan dan pemurnian sampai dengan penjualan.”Kerja sama dengan Pos Indonesia ini diharapkan akan mendukung kinerja bisnis emas perseroan. Melalui jaringan distribusi produk yang lebih kuat akan semakin mengokohkan Antam sebagai satu-satunya produsen emas bersertifikat LBMA (London Bullion Market Association) yang menjamin kepastian berat dan kemurnian emas," katanya.

Sementara Direktur Jaringan, Retail dan Sumber Daya Manusia PT Pos Indonesia, Ira Puspadewi mengatakan, dukungan jaringan Pos Indonesia yang tersebar luas berjumlah lebih dari 24.000 titik layanan. Hal ini akan memudahkan masyarakat untuk membeli emas, baik di Kantor Pos Pemeriksa maupun Kantor Pos Cabang Dalam Kota dan Luar Kota.

Ira menjamin, program ini didukung kehandalan teknologi informasi untuk proses pembelian/pemesanan dan transaksi pembayaran pengiriman (delivery) barang kategori valuable goods. “Sehingga data transaksi dapat terekam dengan benar, akurat, cepat, memudahkan proses rekonsiliasi, settlement dan pelaporan untuk keperluan pemantauan dan evaluasi, baik dari sisi perusahaan maupun dari sisi mitra,” terangnya.

Ruang lingkup kerjasama Antam dan Pos Indonesia mencakup penyediaan fasilitas penjualan, serta pembayaran dan distribusi produk emas Logam Mulia (LM) di Kantor Pos. Pelanggan membeli emas LM di Kantor Pos dengan sistem pemesanan. Selanjutnya, Antam akan menggunakan layanan Pos Indonesia dalam hal pengiriman emas LM dari butik emas LM terdekat menuju lokasi kantor pos tempat pembelian. Pelanggan sudah dapat memesan emas LM mulai 0,5 gram sampai dengan 50 gram di 205 Kantor Pos tersebut sejak 11 September 2017.

BERITA TERKAIT

Layanan XL 4G LTE Masuk Sumatera dan Sulawesi - Perluas Jaringan di Luar Jawa

NERACA  Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus melakukan perluasan jaringan layanan data berkualitas di pulau Sumatra dan…

Mandom Catatkan Penjualan Rp 2,71 Triliun

Sepanjang tahun 2017 kemarin, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,71 triliun. Jumlah tersebut meningkat 7,11% dari…

Fajar Surya Raup Penjualan Rp 7,33 Triliun - Ditopang Pasar Ekspor

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2017 kemarin, emiten produsen kertas PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan kenaikan penjualan sebesar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…