Nissan Gelar Pelatihan Otomotif Di Madiun dan Kulonprogo

Sabtu, 21/01/2012

Neraca. Perkembangan teknologi di industri otomotif terus berkembang dengan pesat. Melalui pelatihan bagi para guru ini, PT. Nissan Motor Indonesia mengharapkan dapat memberikan wawasan atau pengetahuan akan semakin luas yang nantinya akan disalurkan kepada seluruh siswa SMK se-Kulonprogo,Madiun dan Yogyakarta. Pada perusahaan Nissan sendiri, pendidikan dipercaya menjadi hal utama dalam meraih masa depan yang lebih baik.

PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) menggelar pelatihan otomotif bagi 72 guru dari 25 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tersebar di Kabupaten Madiun, Jawa Timur dan Kulonprogo, Yogyakarta. Pelatihan ini berlangsung pada awal Desember 2011 lalu.

Dalam pelatihan ini, dipaparkan teori mengenai cara kerja dan fungsi dari berbagai jenis teknologi yang diaplikasikan pada kendaraan Nissan sepertiElectronic Concentrate Engine Control System(ECCS),ContinuoslyVariable Valve Timing Control(CVT-C),Continuosly Variable Transmission(CVT) danVehicle Dynamic Control(VDC). Disamping itu, para guru berkesempatan menguji langsung cara kerja dari rangkaian teknologi yang dipaparkan pada kendaraan Nissan yang khusus disediakan pada pelatihan ini.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, NMI juga menyerahkan bantuan pendidikan berupa 2 buah transmisi manual kepada perwakilan dari SMKN 1 Wonosari dan 1 buah mesin kendaraan All New X-Trail dan 1 buah transmisi CVT kepada perwakilan dari SMKN 2 Pengasih. Bantuan tersebut diperlukan sebagai alat peraga dan alat bantu pada saat praktek pelajaran mekanik otomotif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari programNissan for Education, sebuah programCorporate Social Responsibilitydari NMI. Program ini dilaksanakan sebagai wujud komitmen NMI dalam memajukan dunia pendidikan di tanah air yang pada tahun ini kembali difokuskan pada sektor pendidikan. Antusiasme besar dari para guru dalam mengikuti pelatihan ini mendorong kami untuk terus melakukan kegiatan yang sama. Nissan Motor Indonesia berharap semoga bantuan pendidikan dan pelatihan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para guru dan siswa dari ke-25 SMK ini.