Belajar Ekonomi Syariah Lewat Permainan Kartu

Jual beli, berbisnis, bersedekah, hingga berhutang merupakan contoh aktivitas ekonomi yang sarat dalam kehidupan sehari-hari. Minimnya pemahaman masyarakat mengenai etika dalam melakukan aktivitas ekonomi tersebut, sering kali menjadi penyebab terjadinya penyimpangan prilaku ekonomi bahkan memicu terjadinya konflik antar masyarakat. Islam hadir tidak hanya sebagai agama yang berbicara soal aspek ibadah manusia kepada Tuhan saja, melainkan juga mengajarkan tentang aspek hubungan antar sesama manusia termasuk ekonomi (mu’amalah).

Fenomena tersebutlah yang kemudian disadari oleh lima mahasiswa Institut Pertanian Bogor sebagai masalah sekaligus peluang yang harus diselesaikan. Bermodal kreativitas yang dimiliki akhirnya mereka menggagas sebuah ide kemudian diikutsertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M) yang diadakan oleh Kemenristek Dikti RI yang bertemakan Inovasi Edukasi Ekonomi Islam Sejak Dini.

Mereka menciptakan permainan kartu US alias Uno Syariah sebagai media pembelajaran serta menerapkan Learn, Play, and Implement Method. Tim yang diketuai oleh Retno Khoirunnisa (Ilmu Ekonomi Syariah 2014) serta dianggotai oleh Annissa Permata dan Utami Amanda (Ilmu Ekonomi Syariah 2014), Nur Kholis Hanifah (Sains Komunikasi Pengembangan Masyarakat 2014), serta Nunuh Nugraha (Kimia 2015). Mereka akhirnya berhasil lolos menjadi salah satu program yang didanai oleh Kemenristek Dikti RI.

Hingga saat ini, program pengabdian masyarakat ini masih berlangsung secara rutin setiap hari Rabu di SMAN 5 Bogor sebagai mitranya. Program ini kemudian mendapatkan respons yang sangat baik, salah satunya datang dari salah satu guru di sekolah tersebut, “Idenya sangat kreatif dan mampu membuat proses belajar tidak membosankan. Selain itu juga, siswa jadi lebih mudah memahami materi ekonomi Islam yang disampaikan. Ke depannya US ini akan saya adopsi dan kembali saya terapkan dalam proses belajar di kelas,” papar Bapak Sonang (Guru Mata Pelajaran Ekonomi) ketika diminta bertestimoni.

US merupakan permainan kartu yang mengadopsi kartu Uno yang sudah lebih dulu populer di kalangan anak-anak hingga remaja. Sebagai inovasi dakwah kreatif, keunikan dari kartu US terletak pada konten kartu yang berisi pengetahuan dasar ekonomi Islam yang erat kaitannya dalam kehidupan sehari-hari. Permainan ini disajikan dalam dua versi yakni: (1) Basic Level berisi konten jual beli, hutang-piutang, berbisnis syariah, dan ZIS (Zakat, Infaq, dan Sadakah), dan (2) Advance Level berisi konten akad-akad yang sering digunakan dalam aktivitas ekonomi sesuai syariat Islam seperti Mudharabah, Musyarakah, Ijarah, dan Murabahah.

Meskipun konten US sangat berbeda dengan Uno pada umumnya, namun US tidak akan kehilangan esensi keseruan permainannya. Hal ini karena “US” juga menyajikan Kartu Riba, Kartu Kuis, dan Kartu Putar Balik.

“Saya berharap kedepannya US dapat menjadi media pembelajaran yang inovatif, edukatif, dan aplikatif, serta dapat digunakan secara berkelanjutan dalam kurikulum belajar di SMA Negeri 5 Bogor khususnya, dan bagi sekolah-sekolah/perguruan tinggi lainnya pada umumnya. Atau bahkan memberi manfaat yang lebih luas lagi, sebagai percontohan bagi para stakeholder maupun masyarakat yang ingin mengunakan US sebagai media pembelajaran di berbagai program pengabdian masyarakat lainnya,” kata Retno selaku ketua tim PKM-M.

BERITA TERKAIT

Ekonomi Syariah Seharusnya Sudah "Hidup"

Oleh: Ahmad Buchori Perekonomian syariah seharusnya sudah "hidup" di Indonesia dan memainkan peran penting dalam perekonomian nasional, bahkan dalam pasar…

Pemkab Lebak Dorong Pertanian Jadi Andalan Ekonomi

Pemkab Lebak Dorong Pertanian Jadi Andalan Ekonomi NERACA Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, mendorong usaha sektor pertanian…

BSM Raih Penghargaan Bank Syariah Ritel Terkuat di Asia Pasifik

    NERACA   Jakarta - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) meraih penghargaan di segmen perbankan ritel dari Cambridge Analytica…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Dampak Virtual Reality Bagi Anak

  Meski banyak digemari, headset Virtual Reality (VR) yang saat ini banyak beredar di pasar ternyata memiliki dampak bagi kesehatan manusia, terutama anak-anak.…

Buat Orangtua, Ini Tips Memilih Sekolah Buat Anak

  Indonesia adalah negara dengan sistem pendidikan terbesar ketiga di Asia. Menurut Bank Dunia, di negeri kita ini ada 250.000…

658 Sekolah Di Daerah Tertinggal akan Dapat Bantuan Teknologi

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan memberikan bantuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada 658 sekolah di daerah…