Dasar Mengenal Warna

Penggunaan warna sangatlah personal, artinya selera orang satu akan berbeda dengan selera orang yang lain. Warna dapat menstimulasi suasana hati dan pikiran. Terkadang, tidak semua orang dapat memutuskan warna yang tepat untuk dirinya sendiri. Untuk itu, Anda harus mengenal warna-warna lebih dulu sebelum memutuskan warna apa yang tepat bagi rumah Anda.

1. Kepribadian pemilik rumah

Seorang ekstrovert akan lebih memilih warna-warna yang ‘energizing’, warna-warna yang ceria dan mencolok. Sedangkan seorang introvert akan lebih menyukai warna-warna yang pasif dan kalem. Meski begitu, Anda tetap harus menyeimbangkan kedua jenis warna tersebut, agar tetap tercipta harmonisasi warna dalam ruang Anda.

2. Warna yang Dominan

Hindari pemakaian warna yang terlalu banyak. Anda cukup menggunakan satu atau dua warna sebagai warna tema Anda, atau warna yang akan mendominasi ruang Anda. Anda dapat memutuskan apakah warna tersebut akan bersifat kontras atau harmoni.

3. Kategori warna

Warna dapat dikategorikan dalam tiga kelompok, yaitu warna-warna yang cenderung bersifat stimulan dan dapat membangkitkan energi, warna-warna yang bersifat merelaksasi dan tenang, serta warna-warna yang dapat menyeimbangkan atau menciptakan keselarasan. Warna-warna ini akan sangat berpengaruh jika menjadi warna pelapis dinding, karena dinding adalah garis batas dalam suatu ruang. Warna-warna yang Anda aplikasikan ke dinding akan membawa mood tertentu pada ruang tersebut, sehingga Anda harus ekstra hati-hati jika akan memutuskan warna apa yang akan melapisi dinding ruang Anda.

4. Aspek yang harus diperhatikan

Jika Anda ingin memutuskan warna apa yang akan Anda aplikasikan ke dalam ruang, baik sebagai pelapis dinding, warna dominant furniture atau warna furnishing, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini :

Besaran ruang, karena warna dapat mempengaruhi kesan dimensi ruang. Tingkat pencahayaan, karena warna tertentu bersifat menyerap cahaya sedangkan warna yang lain akan memantulkan cahaya. Fungsi ruang, sebaiknya disesuaikan dengan sifat warna agar mood ruangan ikut terbentuk dengan tepat. Pengguna ruang, karena merekalah yang akan berada dalam ruang tersebut, dan mereka harus merasa nyaman berada di dalam ruang tersebut.

Related posts