Prosesi Adat Istiadat Pindah Rumah Masyarakat Betawi

Neraca. Prosesi wisata budaya dipagelarkan di Setu Babakan menampilkan adat istiadat suku budaya Betawi saat pindah rumah, yang merupakan tradisi lama dan saat ini masih dipertahankan. Prosesi pindah rumah lama ke rumah baru dengan adat Betawi menggunakan tatacara budaya Betawi, diawali dengan pamit pada tetangga dan minta maaf apabila ada kesalahan.

Kemudian mengambil segumpal tanah di depan rumah lama dibungkus dengan kain putih dan disebarkan dirumah baru, diteruskan dengan mengadakan pengajian dan tahlillan seta bacaan Maulid Nabi SAW dirumah baru. Walikota Jakarta Selatan H Syahrul Effendi menjadi salah satu orang Betawi, yang mau pindah rumah dengan menggunakan tradisi tersebut. Dia mengucapkan terima kasih pada tetangga, RT dan RW karena selama tinggal di rumah lama merasakan hidup bahagia, hidup rukun dan damai.

Hidup dengan kebersamaan serta gotong royong sangat menonjol. "Saya minta maaf apabila ada kesalahan, kekhilapan dalam bertetangga selama di rumah lama. Saya pamit akan pindah di rumah baru," kata H Syahrul Effendi didampingi Asisten Pemerintahan Jaksel Syamsudin Noor dan Kasudin Pariwisata AZ Harahap saat Atraksi Wisata Budaya Betawi di Setu Babakan, Jagakarsa.

Syahrul Effendi menambahkan kekerabatan persaudaraan antar bangsa perlu dibangun terus menerus, dengan cara bersatu menyatukan kebangsaan mempertahankan tradisi kebuadayaan Indonesia. Meskipun saat ini. katanya, kebudayaan luar kian dominan dan menyerbu Indonesia, sehingga generasi-generasi muda Indonesia-juga ikut larut mengikuti budaya asing yang tak pantas diikuti.

Maka budaya Betawi tetap dipertahankan apapun yang terjadi, karena budaya Betawi diibaratkan dua sisi mata uang, agama yang kuat, budayanya baik sehingga memberikan nilai-nilai sosial, tatakrama serta budi pekerti. Kepala Sudin Pariwisata Jaksel AZ Harahap mengatakan tahun ini menggelar prosesi pindah rumah yang dipertahankan oleh suku Betawi. "Prosesi pindah rumah merupakan gambaran tradisi kuat budaya Betawi. Pada tahun sebelumnya kita gelar dengan menggali potensi wisata air dan sunatan masal. Setelah prosesi pindah rumah ini ke depan akan dijadikan agenda rutin," tutur AZ Harahap

BERITA TERKAIT

DPR Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu

DPR Imbau Masyarakat Waspadai Peredaran Uang Palsu NERACA Sukabumi - Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan menghimbau agar seluruh…

Palembang Bangun Jaringan Gas Rumah Tangga 6.034 Sambungan - Pada 2019

Palembang Bangun Jaringan Gas Rumah Tangga 6.034 Sambungan Pada 2019 NERACA Palembang - Kota Palembang akan membangun jaringan gas rumah…

DPRD Jabar: BPSK Harus Perbanyak Sosialisasi ke Masyarakat

DPRD Jabar: BPSK Harus Perbanyak Sosialisasi ke Masyarakat NERACA Bandung - DPRD Jawa Barat (Jabar) menyatakan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

BTN Tingkatkan Literasi Properti Generasi Milenial Kota Malang

BTN Tingkatkan Literasi Properti Generasi Milenial Kota Malang NERACA Malang - PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk berupaya untuk meningkatkan…

Pengurusan Sertifikat Apartemen di DKI Semakin Mudah

Pengurusan Sertifikat Apartemen di DKI Semakin Mudah NERACA Jakarta - CEO Kemang Village Reza Chatab menilai pengurusan sertifikat kepemilikan apartemen…

Pergub Pembinaan Pengelolaan Rusun Menimbulkan Keresahan

Pergub Pembinaan Pengelolaan Rusun Menimbulkan Keresahan NERACA Jakarta - Ahli hukum, Razman Arif Nasution menilai Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta…