BK DPR Diminta Jangan Umbar Pengaduan

NERACA

Jakarta--Kalangan DPR meminta Badan Kehormatan DPR patuh mekanisme dan tak mempublikasikan pengaduan masyarakat yang belum terbukti terkait ada anggota DPR yang melanggar etika. Alasanya sangat rentan dipolitisasi. “Jangan baru pengaduan langsung dipublikasikan. Dikhawatirka pengaduan itu hanya fitnah belaka. Jadi kasihan kan anggota itu,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Jafar Hafsah kepada wartawan di Jakarta,8/11

Menurut Jafar, masalahnya hal ini juga terkait dengan citra lembaga DPR dan bisa merugikan semuanya. “Ini kan lembaga DPR bisa rusak citranya jika pengaduan itu berupa fitnah. Saya rasa BK juga memiliki kewajiban untuk menjaga citra DPR secara kelembagaan,” terangnya

Lebih jauh Jafar mencontohkan kasus yang menimpa kader PD yang juga Wakil Ketua Komisi IV, Herman Khaeron yang diisukan perselingkuhan. Pelapor berinisial Z pun sudah mencabut laporannya, sehingga hal itu pun telah selesai.”Laporan sudah dicabut di BK dan itu jelas. Kalau sudah dicabut yah sebaiknya dijelaskan sudah dicabut,” tegasnya.

Partai maupun Fraksinya sendiri sudah menganggap hal ini selesai, sehingga tidak perlu ada yang ditindaklanjuti lagi secara internal. “Jika BK sudah tidak lagi melanjutkan maka sudah selesai juga masalah tersebut. Kami di internal FPD sendiri sudah melakukan klarifikasi ke yang bersangkutan dan yang bersangkutan menjamin bahwa hal itu 100 persen tidak benar dan hanya fitnah belaka,” jelasnya.

Sementara Wakil Ketua DPR bidang Kesra, Taufik Kurniawan menyampaikan erkait tudingan terhadap Herman Khaeron, dirinya belum mendapatkan informasi yang jelas. “Informasi yang kita terima setahu saya baru dari media saja. Secepat mungkin kita akan klarifikasi,” ujar Taufik. **cahyo

BERITA TERKAIT

Anggota DPR: Penyerahan "Buku Merah" Tunjukkan Sinergitas KPK-Polri

Anggota DPR: Penyerahan "Buku Merah" Tunjukkan Sinergitas KPK-Polri NERACA Jakarta - Anggota Komisi III DPR, Anwar Rachman berpendapat penyerahan buku…

Menteri Koperasi dan UKM - Jadilah Social Entrepreneur, Jangan Wirausaha Kapitalis

AGN Puspayoga Menteri Koperasi dan UKM Jadilah Social Entrepreneur, Jangan Wirausaha Kapitalis Kuningan - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga berpesan…

KPPU Gandeng DPR Dalam Sosialisasi UU LPMPUTS

KPPU Gandeng DPR Dalam Sosialisasi UU LPMPUTS NERACA Bogor – Lagi, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terus mengupayakan proses minimalisir…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Jagung Datang Peternak Ayam Merasa Senang

  NERACA   Malang - Peternak ayam mandiri di Wilayah Malang, Jawa Timur merasa senang dan berterima kasih atas bantuan…

Program B20 Mampu Tekan Impor Solar 4.000 kl/hari

      NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya…

Pasokan Pangan jadi Kunci Keberhasilan Jaga Inflasi

    NERACA   Jakarta - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) terus melakukan upaya-upaya menjaga angka inflasi agar sesuai target.…