Tindak Tegas SMS Teror Nasabah

Kami mendesak Bank Indonesia dan seluruh bank agar mengambil kebijakan tegas untuk menutup seluruh rekening untuk penipuan SMS yang berisi permintaan transfer ke rekening tersebut. Dalam rangka memberikan kenyamanan dan perlindungan nasabah, seluruh bank harus serius membersihkan rekening-rekening untuk penipuan itu. Seluruh bank juga harus memperbaiki strategi marketingnya dengan mengedepankan etika.

Ke depan, tidak boleh ada lagi teror pesan singkat atau SMS penawaran kredit tanpa agunan (KTA) kepada nasabah. BI, harus memberikan teguran keras kalau masih ada bank-bank yang melakukan cara-cara itu.

Kami juga meminta BI mengikutsertakan bank-bank lainnya juga harus dilibatkan, bukan hanya 12 bank saja. Seluruh nasabah bank di berbagai bank harus mendapatkan perlindungan yang maksimal. Sehingga seluruh bank seharusnya menyediakan layanan pengaduan atau call center kalau ada rekening bank mereka yang digunakan untuk penipuan. Seluruh bank juga harus komitmen untuk menghentikan SMS teror penawaran kredit.

Kemal Azis Stamboel

Anggota Komisi XI DPR-RI

BERITA TERKAIT

Konversi Subsidi Elpiji 3 kg Kedalam PKH dan BPNT

  Oleh : MH. Said Abdullah                        Ketua Badan Anggaran DPR RI    Wacana Pemerintah untuk mencabut subsidi LPG 3 Kg…

Konversi Subsidi Elpiji 3 kg Kedalam PKH dan BPNT

  Oleh : MH. Said Abdullah Ketua Badan Anggaran DPR RI  Wacana Pemerintah untuk mencabut subsidi LPG 3 Kg perlu…

Peran Edukasi Media Kawal Kebijakan Nasional Tanpa Hoax

  Oleh: Rohman Fahrozi, Mahasiswa Ilmu Komunikasi PTN Di era digital seperti sekarang ini, hampir seluruh masyarakat dapat berselancar melalui…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Penyederhanaan Birokrasi Mendukung Kemajuan Bangsa

  Oleh : Alfisyah Kumalasari, Pengamat Ekonomi Politik   Reformasi merupakan salah satu prioritas kerja Kabinet Indonesia Maju. Karenanya, penyederhanaan…

Omnibus Law Mampu Genjot Pertumbuhan Ekonomi

  Oleh :  Rian Sudarmaji, Pemerhati Kebijakan Publik Pemerintah dan DPR terus menggodok RUU Omnibus Law. Skema penyederhanaan regulasi tersebut…

Radikalisasi di Era 4.0

  Oleh: Stanislaus Riyanta, Mahasiswa Doktoral Fakultas Ilmu Administrasi UI Radikalisasi adalah proses yang membuat kelompok atau individu menjadi berpaham…