Cerdas Belanja Online Dengan Kartu Kredit

NERACA

Seiring dengan perkembangan internet yang semakin pesat, dengan e-commerce semua orang dapat melakukan pembayaran secara elektronik. Dalam dunia e-commerce banyak alat pembayaran yang bisa digunakan, salah satunya adalah kartu kredit.

Bila dikaitkan dengan dunia belanja, kartu kredit memiliki daya penerima di seluruh dunia (global acceptance). Selain praktis, kartu kredit selalu memberikan keuntungan lebih bagi penggunanya. Terlebih, untuk kaum perempuan.

Meskipun lebih praktis dengan kartu kredit belanja di toko online atau situs tertentu dianggap lebih cepat, mudah, nyaman, dan praktis dibandingkan dengan belanja konvensional, sikap kehati-hatian sangat diperlukan untuk menghindari kejahatan di dunia maya.

Caranya, ketika berbelanja di toko online, pastikan situs yang dimaksud sudah terpercaya. Mengapa? Pasalnya banyak sekali situs abal abal yang mengklon nama situs-situs besar untuk mengelabuhi pengguna internet. Cara aman untuk mengetahui keaslian situs adalah dengan memasukkan nama situs ke Google. Biasanya situs yang terawat dengan baik akan muncul di top pencarian Google.

Cek keamanan situs dengan melihat di bagian awal URL. Biasanya terdapat tulisan http pada awal URL situs. Situs yang telah menggunakan enkripsi pada halaman webnya untuk melindungi konsumen biasanya nama URL akan diawali dengan tulisan https. Tulisan ini biasanya akan disertai dengan gambar gembok serta nama situs yang diblok dengan warna hijau.

Meskipun memiliki 10 kartu kredit, usahakan hanya satu yang sering dipakai belanja online. Sederhana saja, selain kemungkinan kartu kredit lain “diintip”, juga agar pengguna kartu kredit mempunyai waktu memeriksa detail tagihan kartu kredit belanja online. Simpan semua bukti transaksi intenet dalam bentuk file. Ketika menerima tagihan, pastikan untuk memeriksa bahwa tidak ada transaksi yang tidak dikenal.

Sedangkan agar tidak terjadi kebocoran keuangan ketika belanja, sebaiknya jangan menggunakan kartu kredit untuk berhutang, kecuali sangat-sangat terpaksa dan mendesak. Gunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran, bukan sebagai alat berhutang! Artinya, ketika berbelanja, pastikan Anda juga memiliki jumlah uang yang sama dengan yang Anda keluarkan untuk membayarnya sebelum jatuh tempo.

Selain itu, pilihlah kartu kredit yang memiliki persyaratan mudah, tidak rumit dan prosesnya cepat. Pilih kartu kredit yang menawarkan bunga rendah yakni dibawah 15% per bulan agar tidak mencekik Anda. Usahakan pula memilih merchant yang memiliki surcharge yang rendah.

BERITA TERKAIT

Sentry Safe Hadirkan Brankas dengan Proteksi terhadap Kebakaran dan Banjir

  NERACA Jakarta – Brankas biasanya digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen penting ataupun barang-barang berharga. Oleh karena itu Sentry Safe mengeluarkan…

Survei BI : Pertumbuhan Kredit Baru Capai 78,3%

    NERACA   Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) menunjukkan pertumbuhan triwulanan kredit baru meningkat pada triwulan II-2019…

Jamkrindo Syariah Teken MoU dengan Dukcapil-Kemendagri

Jamkrindo Syariah Teken MoU dengan Dukcapil-Kemendagri NERACA Jakarta - Sebagai upaya peningkatan layanan kepada nasabah, PT Penjaminan Jamkrimdo Syariah yang…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…