Saham Properti Jadi Incaran Para Investor

Rencana industri perbankan menurunkan suku bunga bank disambut positif pelaku pasar dan kondisi ini tentunya akan memberikan dampak positif terhadap permintaan industri properti. Tak ayal, kedepan saham-saham properti banyak diminai para investor.

Kepala Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Semarang, Stefanus Cahyanto Kristiadi mengatakan, sektor properti diperkirakan banyak diminati para investor seiring dengan rencana perbankan untuk menurunkan suku bunya kredit,”Saat ini tren investasi masyarakat maupun investor besar memang banyak di sektor properti,”ujarnya di Semarang, kemarin.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini sektor perbankan akan segera menurunkan suku bunga kredit menyusul penurunan suku bunga acuan dari Bank Indonesia dari 7,75% menjadi 7,5%,”Logikanya kalau suku bunga kredit turun tentu besaran cicilan juga tidak akan sebesar tahun lalu, selanjutnya ini berdampak baik pada peningkatan penjualan properti," katanya.

Salah satu sektor yang diprediksikan juga mengalami peningkatan investasi yaitu konstruksi. Sektor tersebut dipastikan meningkat seiring dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah baru.

Senada, Branch Manager PT Danareksa Sekuritas Semarang, Melcy RS Makarawung mengatakan, pada tahun ini investor masih tertarik untuk menginvestasikan uang mereka di sektor properti,”Apalagi jika melihat semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap tempat tinggal baik itu rumah maupun apartemen, pasti investor pun akan melirik sektor ini," ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya peningkatan permintaan dari para investor di bidang properti diharapkan diikuti dengan percepatan pembangunan rumah oleh para pengembang baik di dalam Kota Semarang maupun di daerah,”Dengan banyaknya properti yang siap dijual maka uang akan banyak masuk ke Indonesia salah satunya Jawa Tengah. Seharusnya pemerintah juga menangkap kondisi ini," katanya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

PP Properti Raih Penghargaan HANI 2018 - Apartemen Bebas Narkoba

NERACA Jakarta – Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan narkoba, pengembang PT PP Properti Tbk (PPRO) mengambil peran dengan menerapkan konsep…

Peluang Dongkrak PAD Terbuka, Jika Sampah DKI Dikelola Investor

HL6-2   NERACA   Jakarta - Persoalan sampah DKI Jakarta mendapat sorotan dari Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, karena…

Pasar Modal Masuk Pendidikan Formal - Perkuat Basis Investor Lokal

NERACA Jakarta –Besarnya potensi pertumbuhan industri pasar modal dalam negeri, terus dioptimalkan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…