BEI Ditargetkan Menjadi Terbaik di ASEAN - Paket Direksi Baru Samsul dan Hamdi

NERACA

Jakarta – Seiring dibukanya pendaftaran calon direksi baru PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa priode tahun 2015-2018, beberapa nama calon direksi mulai bermunculan di kalangan pelaku pasar modal. Bila sebagian masih belum terbuka dan malu-malu kucing, sebaliknya direksi BEI Samsul Hidayat dan Hamdi Hassyarbai menyatakan tegas kedua siap kembali mencalonkan diri untuk paket calon direksi BEI priode berikutnya.

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI, Hamdi Hassyarbai mengatakan, pihaknya siap mengajukan paket calon direksi BEI akhir bulan ini, “Calon nama direksi siap disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan, dimana pak Samsul di usulkan jadi calon dirut BEI dan selainnya masih tahap lobi,”ujarnya di Jakarta, Selasa (24/3).

Dirinya menuturkan, bila dirinya dipercayakan para anggota bursa untuk menjabat direksi BEI priode berikutnya akan membawa Bursa Efek Indonesia sebagai industri pasar modal terhebat di ASEAN pada tahun 2020. Oleh karena itu, untuk memenuhi target BEI sebagai The Best Exchange di ASEAN akan memperkuat fondasi pasar modal dengan terus meningkatkan basis investor lokal, infrastruktur dan termasuk tenaga handal sumber daya manusianya.

Menurutnya, industri pasar modal Indonesia saat ini masih kalang dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia dari segi jumlah investor dan kapitalisasi pasar,”Di Singapura kapitalisasinya sudah 2 kali dari GDP dan begitu juga dengan jumlah investornya, sementara Indonesia masih 40% dari GDP,”ungkapnya.

Selain itu, kata Hamdi, pihaknya juga akan melakukan inovasi berupa pengembangan reporting emiten untuk memudahkan dalam penyampaian laporan keuangan sehingga lebih efisien dan akurasi yang tepat. Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida pernah bilang, pihaknya belum menerima pencalonan direksi BEI. Namun memastikan dua direktur Bursa Efek Indonesia periode 2012-2015 memiliki kesempatan untuk maju dalam bursa pemilihan Direksi BEI 2015-2018 yang sedianya akan dilaksanakan pada tahun ini,”Direksi BEI sekarang yang baru menjabat satu periode ada dua orang. Mereka masih dimungkinkan untuk maju, karena secara ketentuan masih dibolehkan," ujarnya.

Ada beberapa orang kandidat Dirut BEI untuk periode 2015-2018, yaitu Samsul Hidayat, Tito Sulistio, Rinaldi Firmansyah, Abiprayadi Riyanto, Boyke Mukijat, dan ada juga Inarno Djajadi Nama-nama ini telah beredar di kalangan pelaku pasar untuk menjadi Dirut BEI yang akan diputuskan di RUPS pada 25 Juni nanti.

Sebagai informasi, beberapa nama memang sudah tidak asing lagi, misalnya Samsul Hidayat. Pria kelahiran Jambi yang meniti karir di Bapepam-LK pada kurun waktu 2006-2012 ini sekarang tengah menduduki jabatan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI sejak Juni 2012. Ia memegang gelar Master of Business Administration dari Cleveland State University.

Kemudian ada Abiprayadi Riyanto, lulusan Teknik Sipil UGM dan saat ini menjabat Direktur Utama di PT Mandiri Sekuritas. Sebelumnya, ia menakhodai PT Mandiri Manajemen Investasi dalam kurun waktu 2004-2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Hakim UE-ASEAN Berbagi Keahlian Hukum Kekayaan Intelektual

Hakim UE-ASEAN Berbagi Keahlian Hukum Kekayaan Intelektual NERACA Jakarta - Hakim-hakim Uni Eropa dan Asia Tenggara berbagi keahlian di bidang…

Sido Muncul Menaruh Asa Penjualan Tumbuh 10% - Perluas Pasar dan Produk Baru

NERACA Surabaya – Masih terjaganya daya beli masyarakat menjadi keyakinan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) bila…

BEI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 200 Juta AISA - Telat Beri Laporan Keuangan

NERACA Jakarta - Selain perdagangan sahamnya masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kini PT Tiga Pilar Sejahtera Foods…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

Gelar Private Placement - CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

Luncurkan Dua Produk Dinfra - Ayers Asia AM Bidik Dana Kelola Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –  Targetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga akhir tahun sebesar Rp 350 miliar hingga Rp…