Catur Sentosa Buka Outlet di Palembang

Mengawali ekspansi di tahun 2015 ini, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) yang bergerak di sektor bisnis distribusi bahan bangunan, kimia, consumer goods dan modern ritel membuka outlet Mitra10 ke-21 di Palembang belum lama ini. Outlet baru tersebut menempati lahan seluas 12.000 meterpersegi (m)2 dan luas bangunan seluas 9.200 m2 di Tanjung Api-Api, Palembang.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (10/2), Direktur Utama Mitra10, Andy Totong mengatakan, outlet baru tersebut diharapkan memberikan tambahan penjualan sebesar Rp 83 miliar pada sektor ritel korporasi hingga akhir tahun 2015 mendatang,”Tahun 2015 kami menargetkan pertumbuhan sektor ritel sebesar 23% atau memberikan kontribusi sebesar Rp 2,26 triliun kepada total penjualan konsolidasi CSAP. Kota Palembang kami pilih menjadi target ekspansi karena miliki prospek pertumbuhan positif di kawasan Sumatera,”ujarnya.

Sektor ritel merupakan sumber pertumbuhan (growth sources) bagi Catur Sentosa dimana pada akhir tahun 2014 penjualan sektor ritel berkontribusi sebesar Rp 1,84 triliun atau tumbuh 18% Sedangkan CAGR (pertumbuhan rata-rata) penjualan periode 2010-2014 berada di kisaran 21%.

Dia menuturkan, tahun 2015, perseroan menargetkan akan membuka setidaknya 2 outlet baru Mitra10 untuk memperkuat pertumbuhan perseroan,”Pada kuartal terakhir 2015 kami menargetkan pembukaan satu outlet di Sumatera Selatan dan satu outlet di Pulau Jawa,” kata Andy

Peresmian Mitra10 ke 21 dihadiri oleh Direktur Utama CSAP Budyanto Totong, Direktur Utama Mitra10 Andy Totong, Komisaris Mitra10 Cosmas Batubara dan Gubenur Sumatera Utara Alex Noerdin. Palembang memiliki daya tarik bagi para investor. Letaknya yang strategis, yaitu pada lintasan utara-selatan Pulau Sumatera dan Selat Malaka dan ditunjang keberadaan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB II) yang melayani penerbangan domestik maupun internasional membuat akses menuju kota ini semakin mudah.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen di tahun 2015. Target yang dicanangkan pemprov menyesuaikan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2005-2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahap III,”Pemilihan Tanjung Api-Api sebagai lokasi outlet Mitra10 tidak lepas dari rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api dengan hilirisasi industri karet. Langkah ini kami percaya akan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut,” kata Andy. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit

Pemkot Palembang Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, terus berupaya menekan…

Rugi Membengkak 10,7% - Indah Prakasa Sentosa Tahan Bagi Dividen

NERACA Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) memutuskan untuk tidak membagikan…

Palembang Alokasikan Rp210 Miliar Dana Kelurahan

Palembang Alokasikan Rp210 Miliar Dana Kelurahan NERACA Palembang - Pemerintah Kota Palembang berencana mengalokasikan dana untuk 107 kelurahan senilai Rp210…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…