Bangun Pelabuhan, Kadis PU akan Lobi Jakarta - Provinsi Jambi

NERACA

Jambi - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Benhard Panjaitan, mengungkapkan bahwa dirinya akan berusaha melobi ke Jakarta terkait pembangunan infrastruktur Pelabuhan Ujung Jabung di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

"Sesuai apa yang disampaikan Gubernur Jambi, ada beberapa pembangunan yang menjadi prioritas, salah satunya jalan dari simpang Berbak menuju pelabuhan Ujung Jabung sepanjang 43 kilometer dengan 20 jembatan. Tentu itu nanti kita akan coba melobi ke Jakarta. Dalam arti menggunakan dana APBN," kata Benhard, usai dilantik Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, sebagai Kepala Dinas PU Provinsi Jambi, pekan lalu.

Untuk jangka pendeknya, sambung dia, Provinsi Jambi mungkin bisa mengunakan dana APBD, namun untuk proyek yang besar seperti pembangunan jembatan Bentang Besar yang panjangnya sekitar 800 meter itu tetap diupayakan mengunakan dana APBN.

"Untuk mendukung program itu, tentunya saya akan mencoba melihat desain-desain yang dilakukan dan bilamana desain itu belum ada akan kita kejar dan kita sampaikan ke Menteri PU dan Pera. Desain-desain jembatan maupun jalan yang ada tentunya juga didukung permasalahan lahannya, bilamana lahannya belum siap maka Jakarta tidak mau memberikan dana," jelasnya.

Program lain yang menjadi prioritas yakni pembukaan jalan sebagai akses perekonomian, seperti dari simpang Niam sampai ke Tungkal Ulu dan perlunya pembangunan jembatan dari Sungai Rengas menuju Koto Boyo.

"Akses-akses potensi perekonomian itu juga menjadi prioritas utama kita, selain itu mengenai akses ke Bandara Sultan Thaha Jambi, saya sudah mendapat informasi ada sekitar 3,9 kilometer jalan menuju bandara yang belum dibuka dan tanahnya belum dibebaskan. Prioritas ini akan segera kita coba lakukan desain, perencanaannya maupun pemebebasan lahannya dalam waktu dekat ini," katanya.

Selain itu, Benhard juga akan membuat target jangka pendek berupa pemeliharaan rutin untuk seluruh jembatan yang ada di Provinsi Jambi, infrastruktur itu akan dicek oleh tim yang dibentuk.

"Jembatan-jembatan yang ada akan kita cek semuanya, jangan sampai ada terjadi katakanlah roboh, kita cek semuanya melalui tim ahli yang kita perintahkan untuk melaksanakannya, khususnya jembatan-jembatan yang sudah berumur lama, sebab kondisi jembatan lama dikhawatirkan akan rusak atau roboh.

Sementara di Bidang Pengairan, Dinas PU Provinsi Jambi fokus membangun dan memperbaikan Dam-dam potensi perekonomian untuk meningkatkan pangan Jambi sesuai rencana program Kabinet kerja Jokowi-JK.

Dam di Kabupaten Kerinci itu katanya akan segera dikerjakan, namun jika masyarakat masih menolak pembebasan lahan, maka pembangunan akan pindah ke tempat lain.

"Untuk pembangunan Dam di Kerinci akan kita upayakan dahulu, yakni pendekatan dengan masyarakat. Jika masyarakat tetap menolak, ya, kita akan pindah dari lahan yang siap itu," ujarnya.

Selain pembangunan jembatan dan jalan, Benhard juga akan mempercepat pembangunan jembatan layang dan jalan tol, dia menyebut dalam waktu dekat akan segera berkoordinasi dengan badan tol di Jakarta. [ant]

Related posts