Total Emisi Obligasi Capai Rp 45,29 Triliun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total emisi obligasi maupun sukuk sepanjang tahun ini mencapai Rp45,29 triliun, yang disumbang dari 46 emisi dari 34 emiten. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (17/12).

Disebutkan, total nilai penerbitan obligasi tersebut bertambah dengan dicatatkannya Obligasi Berkelanjutan I SAN Finance Tahap II Tahun 2014, yang diterbitkan PT Surya Artha Nusantara Finance. Obligasi senilai Rp1 triliun tersebut menawarkan kupon bunga tetap sebesar 10,50% per tahun, dengan tanggal pelunasan pokok obligasi pada 16 Desember 2017.

Pada saat yang sama juga dicatatkan Obligasi Berkelanjutan II Sarana Multigriya Finansial V Tahun 2014 oleh PT Sarana Multigriya Finansial Tbk senilai Rp1,454 triliun, yang terdiri atas dua seri. Seri A senilai Rp701 miliar dengan tenoor 373 hari dan Seri B senilai Rp753 miliar dengan tenor 3 tahun.

Adapun PT Danareksa Persero juga mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Danareksa Tahap II Tahun 2014 senilai Rp500 miliar, yang terdiri atas dua seri. Seri A senilai Rp250 miliar dengan tenor 3 tahun dan Seri B senilai Rp250 miliar dengan tenor 5 tahun.

Dengan pencatatan ini, maka total emisi obligasi maupun sukuk yang tercatat di BEI hingga saat ini sebanyak 258 emisi dari 104 emiten, dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp225,48 triliun dan US$ 100 juta. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat mencapai 91 seri sebesar Rp1.219,37 triliun dan US$ 540 juta serta enam Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp3,15 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Obligasi Perdana JBL Direspon Antusias Investor - Tercatat di Pasar Modal

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan obligasi perdana milik PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) di papan perdagangan.…

Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi PLN

Dinilai memiliki struktur permodalan yang cukup kuat, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menegaskan peringkat dua surat utang milik PT…

Kemenkeu Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2018 Capai 5,2%

  NERACA   Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rights Issue Perkuat Struktur Modal FREN

Danai pelunasan utang dan juga belanja modal, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) berencana untuk meningkatkan modal dasar melalui mekanisme penerbitan…

RIMO Catatkan Laba Bersih Rp 83,81 Miliar

NERACA Jakarta - Di semester pertama 2018, PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp83,81 miliar  atau naik 175,14%…

FIF Terbitkan Obligasi Rp 1,3 Triliun

Perkuat modal, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) yang bergerak di bidang pembiayaan, yakni PT Federal International Finance (FIF)…