PNM Kembangkan Kapasitas Klaster Ikan Air Tawar

Cirebon, Jawa Barat

Kamis, 11/12/2014

NERACA

Cirebon – Bukti komitmen PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero) dalam mengembangkan kapasitas usaha para pelaku UMKM yaitu dengan menggelar secara rutin program pelatihan dan motivasi bagi pelaku UMKM. PNM tidak hanya memberikan pengetahuan dan motivasi bagi nasabah binaan, melainkan juga dalam misi memperkenalkan secara mendalam Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) sebagai agen utama pelayanan UMKM di daerah.

Executive Vice President PNM, Arief Mulyadi mengatakan, pada pelatihan tersebut pula nasabah akan dibimbing dan diberi pelatihan serta motivasi dalam memulai bisnis yang merupakan bagian dari program kapasitas usaha klasterisasi ikan air tawar di Waduk Darma, Kuningan.

“PNM sejak berdiri selalu berupaya untuk patuh dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG). Berbeda dengan perusahaan pembiayaan lainnya, PNM menggunakan pendekatan korporasi. Yairu program-program pembiayaan dan pemberdayaan terhadap UMKM seperti petani, nekayan, pedagang industry kecil, dilakukan melalui pembiayaan dengan mekanisme layaknya institusi bisnis dan dana investasinya tersebut harus kembali guna memberikan manfaat bagi para pelaku usaha lainnya,” kata dia, di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (10/12).

Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Cirebon Budi Santosa mengatakan bahwa konsep pendampingan dan pelatihan seperti ini sangat diperlukan bagi pelaku UKM, karena dengan adanya sarana tersebut dapat menjembatani para pelaku UKM untuk bertukar pikiran serta meluaskan jaringan antar pelaku UKM. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diprakarsai oleh PNM sebagai sebuah inisiatif nasional untuk mengembangkan pelaku UKM di Tanah Air.

“Pelatihan ini merupakan pelatihan yang ketiga kalinya sejak klasterisasi ikan air tawar di Kuningan ini diresmikan Oktober lalu dan merupakan bagian dari rencana delapan kali pelatihan yang akan dilaksanakan hingga Februari 2015. Dengan total ratusan petani ikan di wilayah ini pelatihan dengan pilihan tema-tema yang tepat akan membawa pelau usaha ke tahapan selanjutnya untuk mengembangkan usahanya. Pelatihan kali ini petani ikan akan diberikan materi tentang teknik pengembangbiakan ikan air tawar serta menghadapi musim pancaroba dan penyakit yang mungkin timbul,” kata dia.

Budi menambahkan program PKU seperti ini. merupakan bagian terintegrasi dari bisnis PNM sebagai BUMN yang dikhususkan bagi pemberdayaan UMKM. Aktivitas pemberdayaan UMK, yang mengkombinasikan bisnis pembiayaan dan peningkatan kapasitas usaha, merupakan keunggulan dan keunikan PNM dibanding lembaga keuangan lainnya. Sesungguhnya kita memeliki banyak sekali calon wirausaha mandiri namun untuk bisa tumbuh menjadi entrepreneur masih dibutuhkan inovasi dan dukungan baik dari sisi permodalan, teknologi informasi, serta manajemen tata kelola perusahaan yang baik.

“Dengan semakin banyaknya pelaku usaha mikro kecil diyakini perekonomian Indonesia akan menjadi makin kuat dan akan tercipta lebih banyak kesempatan kerja di berbagai sektor usaha. Melalui ULaMM dan program pengembangan kapasitas usaha (PKU) diharapkan menjadi one stop shopping bagi usaha mikro kecil yang tidak hanya mendapatkan pinjaman modal tetapi juga pendampingan pengembangan usaha melalui seminar regular, kalsterisasi, hingga pameran,” lanjut dia.

PNM cabang Cirebon hingga saat ini didukung oleh 29 kantor unit layanan modal miro (ULaMM) yang dibagi ke dalam 5 (lima) klaster, yaitu Pekalipan, Jatibarang, Rajagaluh, Subang, dan Kuningan. Tercatat hingga bulan November 2014 cabang Cirebon mencatatkan total pembiayaan outstanding sebesar Rp179 miliar meningkat dari tahun sebelumnya hingga periode yang sama sebesar Rp169,8 miliar. Untuk total nasabah cabang Cirebon tercatat sebanyak 4.475 nasabah.[mohar]