Strategi Pemasaran Usaha Salon

Neraca. Dalam menjalankan sebuah usaha, diperlukan stategi dan berbagai analisa yang matang, begitupun dalam menjalankan usaha salon. Strategi yang dimaksud disini adalah, suatu strategi pemasaran dimana dapat menarik sebanyak-banyaknya konsumen untuk datang ke salon kita dan menjadi pelanggan tetap. Hal ini meliputi :

Desain interior dan eksterior. Supaya menarik, kita bisa mendandani interior dan eksterior salon Anda semenarik mungkin. Tujuannya untuk memberikan kesan pertama yang memikat dan selanjutnya membuat pelanggan kembali lagi ke salon Anda Tenaga ahli. Bisnis salon sangat bergantung kesuksesannya pada ketrampilan para karyawan terutama hairstylistnya. Ciptakanlah suasana kerja yang nyaman dan kesejahteraan karyawan yang cukup baik. Harga yang kompetitif. Penawaran bonus-bonus tertentu guna menarik pelanggan merupakan salah satu strategi yang bisa dilakukan. Bonus yang dimaksud bisa berupa bonus gratis perawatan, satu paket promosi atau potongan harga selama bulan tertentu. Varian jasa. Selalu berusaha mengikuti tren yang ada, agar kita tidak kehilangan pelanggan. Semakin lengkap variasi jasa yang ditawarkan suatu salon maka akan semakin besar peluang untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Pelayanan yang prima. Pelayanan pada pelanggan merupakan kunci yang terpenting yang akan menentukan apakah pelanggan akan kembali lagi ke salon kita atau tidak. Jika pelanggan memang datang lagi, maka bisnis mempunyai potensi untuk berkembang, namun jika tidak maka kita harus mulai mengevaluasi untuk melihat apa yang salah/kurang dari layanan yang diberikan. Promosi. Promosi sangat penting dilakukan untuk membuat salon kita dikenal orang. Dengan membuat program/paket khusus untuk membuat orang tertarik mencoba layanan salon kita. Hitunglah dengan cermat untuk program-program promosi ini. Jangan sampai kita justru tekor gara-gara biaya promosi ini.

Aspek yang tak kalah penting adalah proyeksi keuangan. Jangan sampai lupa untuk menyelenggarakan sistem pengendalian keuangan, seperti buku transaksi pemasukan dan pengeluaran harian, buku laba rugi bulanan, dan lain-lain. Buatlah sistem pencatatan yang sederhana, yang tujuannya agar Anda dapat menjalankan usaha dengan tertib. Nah, jika semua hal tersebut dapat dilakukan dengan baik, insya Allah usaha salon yang akan dijalankan akan terkontrol dengan baik dan stabil.

BERITA TERKAIT

Pertimbangkan Kondisi Pasar - Anak Usaha BUMN IPO di Paruh Kedua

NERACA Jakarat – Sejak pembukaan perdagangan di tahun 2019, baru tiga perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kondisi…

Fasilitasi Pemasaran Produk Kerajinan Unggulan

NERACA Jakarta –  Industri kerajinan di Tanah Air selalu memberikan peluang bagi pelaku usahanya, terutama di sektor industri kecil dan…

KERJASAMA PEMASARAN TRUK FOTON

Presiden Direktur PT Kobexindo Tractors Tbk, Humas Soputro (kiri) bersama General Manager Foton Truck, Li Hao saat menandatangani perjanjian kerjasama…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…