FIF Menargetkan Pendapatan Kredit Sebesar 11%

NERACA

Pertumbuhan pasar otomotif yang terus berkembang, terutama di kendaraan roda dua, FIF (Federal International Finance) meyakini target kredit motor akan diraup mencapai 10-11%.

Walaupun Bapepam telah mengeluarkan aturan DP 20-25 persen untuk kredit kendaraan bermotor. "Target tahun ini kami tetap optimis sebesar 10 hingga 15 persen," ujar Presiden Direktur Federal Internasional Finance (FIF), Suhartono, di Jakarta.

Menurutnya, kalaupun ada penurunan kredit, hal itu lebih dikarenakan faktor persaingan bukan, dari naiknya DP.

"Jadi kami optimis tidak turun, secara makro kita tumbuh baik, jadi kedepan sepeda motor akan masih penting. Dengan adanya kenaikan DP justru akan membawa dampak yang sehat bagi industri pembiayaan kendaraan bermotor," ujarnya.

Menurut Suhartono, saat ini DP motor Rp 500.000 sangat sedikit hanya sekitar 4 persen. Pangsa pasar FIF pun masih cukup luas. "Saat ini pangsa Honda sekitar 44 persen, artinya kedepan masih banyak bisnis yang bisa dikembangkan," tegasnya.

Suhartono berencana untuk melakukan inovasi diantaranya dengan melakukan kerjasama dengan club motor dan membuka jejaring sosial untuk tetap menjaga pertumbuhan kredit ke depan. "Kita lebih ke arah, perubahan program, dan merangkulcommunity," tutupnya.

Pasar Sepeda Motor

Pasar sepeda motor di Tanah Air mengalami pertumbuhan 7% di semester pertama tahun ini dibandingkan tahun 2013. Tercatat penjualan nasional mencapai angka 4.216.473 unit. Sepeda motor keluaran PT Astra Honda Motor (AHM) masih memimpin pasar motor nasional.

AHM meraih 62,3% pangsa pasar lewat angka penjualan yang menembus 2.625.128 unit. Pada periode ini, pertumbuhan penjualan sepeda motor Honda melampaui pertumbuhan pasar nasional, yaitu sebesar 10,9% dari 2.366.417 unit pada semester pertama 2013 menjadi 2.625.128 unit pada semester pertama tahun ini.

Melonjakknya pertumbuhan penjualan Honda pada semester satu ini ditopang pertumbuhan di semua segmen baik sport, bebek, maupun skutik. Penjualan motor sport Honda melonjak 30,3% sedangkan untuk motoe bebek meningkat 9,7%. Sementara untuk segmen skutik penjualannya meningkat sebanyak 9,2%.

“Pertumbuhan penjualan sepeda motor Honda berhasil dicapai berkat semakin besarnya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk Honda. Secara konsisten AHM terus meluncurkan produk-produk berkualitas yang sesuai harapan konsumen, serta didukung layanan purna jual terluas di Tanah Air,” ujar Thomas Wijaya, Deputy General Manager Sales Division AHM.

BERITA TERKAIT

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

BCA Salurkan Kredit Rp2 Triliun ke Pegadaian

  NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyadari pentingnya pelayanan gadai untuk masyarakat di Indonesia, terutama…

Arahkan Kredit Perbankan ke Industri Kreatif

    NERACA   Solo - Asosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia (AINAKI) mengeluhkan industri perbankan dan lembaga keuangan formal…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…