Terkait Motorium Toko Modern Inspektorat akan Turun Tangan

Menyusul kurang tegasnya aparat penegak Perda dalam melaksanakan tugas di lapangan khususnya dalam hal pengamanan kebijakan Bupati Ciamis tentang moratorium toko modern, Inspektorat Kab. Ciamis akan segera turun tangan menindak aparat yang diduga "mengabaikan" atau "lalai" dalam melaksanakan tugasnya. Hal itu diungkapkan Kepala Inspektorat Kab. Ciamis, Drs. H. Haeruman , Senin (5/9).

Haerruman mengakui, sebelum bertindak langsung pihaknya terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama Sekda sebagai atasannya. "Yang dihadapi bukan hanya aparatnya saja, tapi kepala instansi dan juga lembaganya. Jadi kami akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama dengan Pak Sekda sebagai atasan kami," kata Haeruman.

Dijelaskannya, untuk melakukan tindakan terhadap penegakan Perda dalam hal pengamanan moratorium toko modern di Ciamis, seharusnya ada koordinasi antara BPPT (Badan Pelayanan Perizinan Terpadu) yang berhak mengeluarkan izin dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai leading sectorekonomi perdagangan dan pihak Satpol PP sebagai penegak Perda.

Dijelaskannya, moratorium toko modern mutlak harus diamankan di lapangan, jangankan mereka yang tiba-tiba mengajukan izin operasional toko modern sementara operasionalnya sudah berlangsung, yang mengajukan sesuai prosedur mulai perencanaan pun harus dihentikan karena turunnya moratorium.

Related posts