Best Mega Gelar “Batik’s Creation” - HUT ke-57

NERACA

Jakarta - PT Best Mega Industri atau lebih dikenal dengan merek dagang Bambi, perusahaan produsen ordner asli Indonesia, tahun ini merayakan ulang tahun yang ke-57 dengan berbagai cara unik, kreatif dan menarik. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan sosial untuk memberikan empati kepada masyarakat.

"Kegiatan sosial ini berupa corporate, social and responsibility (CSR), seperti donor darah yang dilakukan setiap tahun, kunjungan dan pemberian bantuan ke panti asuhan, sumbangan ordner ke instansi atau institusi pendidikan yang dirasa memerlukan bantuan fasilitas alat tulis kantor, pelatihan sistem pengarsipan kepada pihak yang membutuhkan, dan berbagai aktivitas sosial sejenis lainnya," kata Irwan R. Samuel, Direktur Utama PT Best Mega Industri, di Jakarta, Kamis (23/10).

Selain itu, kata Irwan, Ordner Bambi, Bindex dan Benex, dengan bangga menyelenggarakan sebuah exhibition sekaligus perayaan ulang tahun Bambi yang ke-57 dengan tema: “Bambi Batik’s Creation” yang merupakan wujud dari inovasi produk Bambi serta bentuk dukungan dalam melestarikan dan mendekatkan unsur karya cipta budaya bangsa kepada konsumen Bambi.

"Kita harus terus berinovasi dan memberikan pelayanan bagi masyarakat. Sebagai pakaian, batik sudah biasa, tetapi belum pernah batik digunakan untuk arsip kantor. Maka dari itu kami membawa batik ke arsip kantor, kami berkomitmen untuk mempromosikan produk ini ke seluruh dunia lewat pameran-pameran," ungkap Irwan.

Harga produk ordner premium batik ini dipasarkan seharga Rp98 ribu, lebih mahal dari ordner biasa yang seharga Rp27 ribu. Hal ini dikarenakan perbedaan kualitas dan proses pembuatannya. “Ordner batik ini menggunakan kain batik yang tidak mudah luntur dan menciut, proses pengerjaanya tidak menggunakan mesin, semua dengan tangan (hand made)," jelasnya.

Melalui pameran ini, lanjut Irwan, Bambi ingin menjadi wadah sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas anak muda bangsa saat ini tidak perlu diragukan lagi. Pembuktian ini dikemas dalam media yang menarik dan menyenangkan, seperti penyusunan display ordner berbentuk menara, lomba membatik di atas ordner dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba design ordner yang telah dilakukan sebelumnya menggunakan platform digital.

Kemudian bekerjasama dengan Kreavi, sebuah komunitas desainer Indonesia, Bambi telah mengadakan kompetisi berbasis digital medium berjudul “Jejak Kreasi Indonesia”. Kompetisi ini menantang generasi muda bangsa untuk mengangkat keunikan Indonesia lalu menuangkannya ke dalam sebuah karya.

"Ordner Bambi dengan fitur Blue Cyber Lever Arch Files semakin memperkuat keunggulan dari sisi inovasi produk. Fitur mekanik berkualitas tinggi ini akan melindungi jari saat ordner digunakan sehingga konsumen merasakan kenyamanan dalam pemakaian produk. Selain itu, produknya juga diperkuat dengan lapisan di bagian bawah untuk menghindari goresan pada meja atau lemari kerja,” tukasnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Baru Dua Anggota Apindo Yang Siap IPO - Momentum Tepat Gelar IPO

NERACA Jakarta – Melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga mencapai rekor baru, dinilai menjadi momentum yang tepat untuk…

Surya Citra Incar Dana Segar Rp 3,57 Triliun - Gelar Private Placement

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) bakal menggelar penerbitan saham baru…

Genjot DPK, BTN Gelar Program “Super Untung Jaman Now”

      NERACA   Jakarta - Berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45% di atas rata-rata industri…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pengendalian Harga Mencegah PLN Bangkrut Akibat Harga Batubara

      NERACA   Jakarta - Sesuai prinsip berbagi keadilan Kabinet Kerja Joko Widodo, maka pengendalian harga batubara melalui…

Kemampuan Moneter Calon Gubernur BI Harus Teruji

      NERACA   Jakarta - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati,…

Mendes Sebut Penyerapan Dana Desa Terus Meningkat

    NERACA   Semarang - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo menyebutkan penyerapan dana…