PNM Buka PKU Klasterisasi Ikan Air Tawar

Cirebon, Jawa Barat

Senin, 20/10/2014

NERACA

Cirebon – PT Permodalan Nasional Madani atau PNM secara berkesinambungan selalu melakukan pelatihan-pelatihan terhadap nasabahnya untuk mempersiapkan pengusaha UMKM yang tangguh.

Kali ini PNM cabang Cirebon membuka Program PKU Klasterisasi Ikan Air Tawar - Waduk Darma Kuningan. Aktivitas para pembudidaya ikan air tawar tersebut juga memberikan kontribusi positif terhadap kinerja pembiayaan mikro PNM, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Direktur Bisnis I PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Lukman Rizal mengatakan, pembukaan klasterisasi ini pun berbanding lurus dengan komitmen PNM guna selalu memberikan nilai tambah kepada UMK yang menjadi debitur ULaMM. Melalui Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pelatihan regular kepada para nasabah UMK di seluruh Cabang PNM.

“Upaya peningkatan nilai tambah ini dilakukan dengan mengembangkan diversifikasi produk turunan maupun peningkatan kualitas produk seperti yang dilakukan kepada para pelaku UMK,” kata dia di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (17/10), pekan lalu.

Pembukaan klasterisasi ini diadakan di Gedung Pertemuan Lokasi Wisata Waduk Darma – Kuningan dan mendapatkan perhatian serta dukungan dari Bupati Kuningan Ibu Hj. Utje Ch. Hamid Suganda, S.Sos. M.AP.

Pemimpin PNM Cirebon, Budi Santosa mengungkapkan melalui pembukaan klasterisasi ini diharapkan semakin menunjukkan eksistensi sebagai perwujudan visi dan misi dari PNM.“Dalam acara ini pula kami mengundang beberapa nasabah binaan PNM untuk memamerkan produk-produk andalannya sehingga semakin dikenal masyarakat luas,” kata dia.

“Sejak mengawali kick off program PKU di wilayah Cirebon yang dimulai dari tahun 2013, berbagai macam pelatihan dengan berbagai macam tema pula telah dilakukan mengikuti karakteristik daerah sekitar. Cirebon yang memiliki lokasi strategis dan menjadi simpul pergerakan transportasi antara Jawa Barat dan Jawa Tengah mampu menstimuli perkembangan usaha mikro kecil (UMK) untuk terus tumbuh di daerah ini,” tambah Budi.

Dengan adanya program klasterisasi seperti ini maka diharapkan para nasabah bisa lebih optimal dan fokus dalam menggali potensi usahanya sekaligus mampu meningkatkan kapasitas usahanya. Inilah komitmen PNM yang memberikan solusi komprehensif dalam mengembangkan kapasitas usaha UMKM. Selanjutnya pelatihan dan pendampingan nasabah akan menjadi tanggung jawab PNM ke depannya. Sekadar informasi, hingga Agustus 2014, PNM cabang Cirebon telah mencapai outstanding Rp176,9 miliar naik sekitar 5,06% dari tahun sebelumnya pada bulan yang sama yang mencatatkan outstanding sebesar Rp168,6 miliar. Adapun nasabah yang saat ini tercatat mencapai total 4.301 nasabah. [mohar]