Combi Run 2014, Ajak Masyarakat Hidup Sehat

NERACA

Berlari kini tengah menjadi gaya hidup baru di tengah masyarakat perkotaan. Sebagai perusahaanhealthcareterkemuka, Combiphar terus berupaya untuk mewujudkan komitmennya dalam menerapkan gaya hidup sehat kepada keluarga di Indonesia. Sesuai dengan manifesto untuk menginspirasi gaya hidup sehat masyarakat, tahun ini Combiphar kembali menyelenggarakan Combi Run 2014

Bila di penyelenggaraan pertamanya tahun lalu Combi Run hanya menyasar karyawan Combiphar dan komunitas lari, tahun ini dihelat dengan skala yang lebih besar dan melibatkan masyarakat yang lebih luas. Mengambil tempat di Alam Sutera, Tengerang, sedikitnya 3000 orang turut berpartisipasi dalam Combi Run 2014 yang diselenggarakan pada Sabtu 18 Oktober ini.

Berbeda dengan kegiatan lari yang sudah banyak digelar, Combi Run memberikan pengalaman berlari yang berbeda. Setiap peserta lari dibekali dengan alat pencatat waktu untuk mengukur kemampuan pelari. Dengan begitu catatan waktu dan jarak lari yang ditempuh bisa menjadi acuan berlari dikesempatan lain.

Melalui tema “Celebrate Life” COMBI RUN 2014 ingin merangkul audience yang lebih variatif. Combi Run 2014 yang dilaksanakan di kawasan Alam Sutera, Tangerang ini, menghadirkan beberapa kategori, yakni kategori 10 km dengan kategori "Open" bagi para profesional dan warga negara asing. Serta kategori "Close" bagi para amatir dan warga negara Indonesia. Kemudian, dihadirkan juga kategori 5 km (Close) dan Kids Dash (untuk 6-8 tahun dan 9-12 tahun) yang bisa diikuti individu maupun berpasangan (dua orang).

Michael berharap kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi seluruh komunitas penggemar hidup sehat untuk menikmati olah raga ini. Michael juga berharap lari bisa menjadi tindakan preventif untuk hidup sehat

"Combi Run sebagai salah satu manifesto komitmen Combiphar untuk menginspirasi gaya hidup sehat bagi masyarakat," kata Michael

BERITA TERKAIT

BI: Bukan Alat Pembayaran Sah di RI - MASYARAKAT DIMINTA HATI-HATI BERTRANSAKSI BITCOIN

Jakarta-Bank Indonesia menegaskan Bitcoin bukan merupakan alat pembayaran yang sah untuk digunakan di Indonesia. Masyarakat diminta untuk tidak memakai Bitcoin…

KPK-KAI Ajak Masyarakat Banyumas Budayakan Antikorupsi

KPK-KAI Ajak Masyarakat Banyumas Budayakan Antikorupsi NERACA Purwokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak…

Perpres No 191/2014 Tentang BBM Minta Direvisi

  NERACA Jakarta - Pengamat Energi yang juga Direktur Puskepi, Sofyano Zakaria mendesak Perpres No. 191/2014 tentang Penyedian, Pendistribusian dan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dukung Pertumbuhan Wirausaha Sosial - Mitra Sociopreneurs Muda DBS Berbagi Kiat Sukses

Membangun kemandirian ekonomi kaum wanita saat ini bukan lagi menjadi pilihan tetapi juga kebutuhan. Oleh karena itu, dalam rangka memberdayakan…

Berdayakan Ekonomi Perempuan - Commonwealth Siapkan Akses Permodalan Praktis

Masih dalam rangka meningkatkan literasi serta memberikan kemudahan akses jasa keuangan kepada 40 ribu perempuan pengusaha Indonesia, PT Bank Commonwealth…

Langkah Kongkrit Untuk Warga Kupang - Ada Virus Positif Astra di Festival Kampung Berseri

Berangkat dari kepedulian terhadap keterbelakangan dunia pendidikan bagi siswa di Indonesia timur, khususnya di Kupang membuat Astra Grup untuk terjun…