Pertumbuhan Investor Kerek Nilai Transaksi - Investor di Makassar Capai 4.423

NERACA

MAKASSAR - Pertumbuhan pasar modal di Sulawesi Selatan (Sulsel) khususnya di Makassar terus menunjukkan trend yang positif dari tahun ke tahun yang menandakan jika daerah ini mendapat kepercayaan besar dari investor untuk menanamkan modal mereka.

Menurut Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Makassar Fahmin Amirullah, jika berdasarkan trend, dalam beberapa tahun terkahir perkembangan jumlah investor pasar modal di Sulsel terus meningkat signifikan, mulai dari 2012 jumlah investor mencapai 3.343 kemudian di 2013 jumlah Investor sebanyak 3.930 dan data terakhir di Agustus menunjukkan peningkatan signifikan di angka 4.423 investor.

Dari jumlah tersebut, kata Fahmin, tercatat nilai transaksi dari 16 perusahaan sekuritas yang ada di Makassar perbulannya di kisaran Rp600 miliar,”Jika merujuk pada angka di atas tentunya cukup menggembirakan, meski sebenarnya masih jauh dari potensi yang ada di Sulsel jika melihat dari jumlah penduduk Sulsel kurang lebih saat ini 8,3 juta jiwa yang berari kurang dari 1% masyarakat Sulsel memanfaatkan potensi investasi di pasar modal sebagai alternatif investasinya,” ujarnya di Makasar kemarin.

Dia menjelaskan, masyarakat Sulsel memang lebih condong ke investasi perdagangan yang sifatnya riil atau jual beli barang fisik. Untuk itulah, BEI terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peluang investasi di pasar modal melalui program-program kegiatan seperti edukasi publik, forum calon investor, sekolah pasar modal dan SPM syariah, kerja sama dengan kampus dengan pendirian Galeri Investasi Bursa sebagai laboratorium pasar modal, serta kegiatan olimpiade pasar Modal yang baru dilaksanakan untuk tingkat Sekolah Menengah Umum (SMU).

Fahmin memaparkan, setelah dilaksanakan, memang terlihat jika ketertarikan masyarakat untuk mau mengetahui seputar pasar modal begitu tinggi,”Perusahaan Efek atau sekuritas selaku perantara pedagang efek merupakan pihak yang memiliki peran penting dalam menentukan berkembang tidaknya transaksi efek di pasar modal. Terkait dengan perannya profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan efek merupakan sesuatu yang harus terus dijaga dan ditingkatkan," paparnya.

Kemudian perusahaan sekuritas juga terus melakukan inovasi dalam memberikan layanan dan hal ini sudah jelas terlihat yang telah dilakukan perusahaan sekuritas misalnya pengembangan sistem online trading. Disebutkan, sistem ini memberikan kemudahan investor bertransaksi, kemudian dari perusahaan sekuritas juga selalu aktif memberikan informasi pasar ke investor melalui informasi yang dibuat oleh team riset perusahaan sekuritas.

Diakui Fahmin, selama ini yang menjadi kendala ketersediaan SDM di Makassar, sehingga hal ini menghambat perusahaan sekuritas untuk ekspansi lebih jauh. Sementara itu, Branch Manager PT Trimegah Sekuritas Arifin Pribadi Agus memaparkan, minat masyarakat Makassar berinvestasi lumayan bagus, dibuktikan dengan semakin banyaknya dari mereka mulai membeli saham di beberapa perusahaan bonafit, “Sebagian dari mereka sudah paham, kapan pembagian keuntungan yang diperoleh. Namun, tidak jarang ada juga yang ingin cepat memperoleh keuntungan ketika telah berinvestasi saham di beberapa perusahaan,” paparnya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

BI Intervensi Pasar Uang dalam Jumlah Besar - UPAYA REDAM GEJOLAK NILAI TUKAR RUPIAH

Jakarta-Bank Indonesia (BI) akhirnya harus melakukan intervensi dalam volume besar untuk menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil di tengah peningkatan…

Tak Lakukan Perbaikan Kebijakan, Target Pertumbuhan Sulit Dicapai

      NERACA   Jakarta - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal memprediksi pertumbuhan ekonomi…

TARGET PERTUMBUHAN PENDAPATAN

kiri ke kanan. President Director TIKI Titi Oktarina, Operation Director Ahmad Ferwito, Managing Director Tomy Sofhian, Business Support Director Th.Nia…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dampak Pelemahan Rupiah - Asing Sesuaikan Investasinya di Bursa

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai nilai tukar rupiah yang cenderung mengalami pelemahan menjadi salah satu faktor…

WIKA Bagikan Dividen Rp 26,8 Per Saham

NERACA Jakarta - Hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyepakati untuk membagikan…

Trimegah Sekuritas Rilis MTN Rp 250 Miliar

Memanfaatkan pertumbuhan positif pasar obligasi di dalam negeri, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) berencana menerbitkan surat utang medium term…