Investor Bursa di Medan Terus Tumbuh

Rabu, 01/10/2014

PT Bursa Efek Indonesia perwakilan Medan berupaya terus bisa mencapai target penambahan 2.000 investor baru tahun ini,”Sampai Agustus, pencapaian memang masih 50% dari 2.000 investor baru yang ditargetkan atau 997 orang. Namun demikian, manajemen terus berupaya menaikkan jumlah investor baru itu,"kata Kepala Pusat Informasi Pasar Modal atau PIPM BEI Perwakilan Medan, M Pintor Nasution, di Medan, Selasa (30/9).

Upaya itu antara lain dilakukan dengan meningkatkan sosialisasi yang lebih meluas seperti membuka kelas belajar pasar modal untuk umum yang diberikan secara gratis. Dirinya mengakui, penambahan investor baru tahun ini dihadang beberapa kendala seperti masih berlangsungnya krisis ekonomi dan adanya tahun politik yakni pemilihan anggota DPRD/DPR dan DPD serta Presiden.

Menurutnya, adanya pengeluaran yang lebih besar di tengah masyarakat saat tahun ajaran baru, puasa ramadhan dan Idul Fitri yang berlangsung berdekatan waktunya juga mengganggu peraihan investor baru. Indikasi gangguan itu, lanjutnya, tercermin dari realisasi investor baru di Januari hingga Mei yang sempat mencapai 1.228 orang atau 61,40 persen dari target 2.000 orang tersebut.

Dia menambahkan, jumlah investor baru itu kemudian menarik investasinya karena membutuhkan uang untuk anak sekolah dan Lebaran,”Diharapkan, hingga akhir tahun akan ada penambahan investor baru dengan jumlah signifikan menyusul iklim politik yang membaik,"katanya.

Dia menegaskan, sampai dengan 29 Agustus 2014 jumlah investor pasar modal asal Sumut sudah mencapai 18.830 orang. Meski jumlahnya menurun dibandingkan dengan posisi di Juni yang sudah 18.968 orang, tetapi jumlah investor di daerah itu terus bergerak naik. Pada awal tahun 2013, jumlah investor di Sumut masih sekitar 15.872 orang. Sementara Kepala Ororitas Jasa Keuangan Regional 5 Sumatera, Achmad Fauzi mengatakan, sosialisasi tentang pasar modal sebagai salah satu instrumen investasi perlu terus ditingkatkan.

Edukasi pasar modal Indonesia kepada masyarakat Sumut sehingga lebih melek dengan investasi diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga provinsi itu yang pada akhirnya berdampak ke nasional. (ant/bani)