Tempuran Mas Kantungi Pinjaman US$ 1 Juta

PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk (TMAS) melalui anak perusahaannya, Anemi Maritime Co Ltd meraih tambahan pinjaman sebesar US$ 1 juta atau setara Rp11,97 miliar (kurs Rp11.970). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (23/9).

Disebutkan, anak usaha perseroan tersebut telah melakukan penandatangan perjanjian utang piutang atas tambahan pinjaman/utang pada 18 September 2014. Adapun pinjaman itu berasal dari pihak ketiga, yakni Rosenfeld Global Pte Ltd, yang berkedudukan di Singapura.

Sementara Anemi Maritime merupakan anak perusahaan TMAS yang didirikan berdasarkan hukum negara Malta pada 2003, dengan kepemilikan saham mencapai 99,8%. Tambahan pinjaman itu, sedianya akan digunakan untuk membayar kewajiban perseroan. Dengan demikian, diterimanya pinjaman itu dapat membantu mengurangu utang Anemi kepada perseroan.

Asal tahu saja, sepanjang tahun ini perseroan membidik penjualan tumbuh 15% dibandingkan tahun laly sebesar Rp 1,59 triliun. Kemudian untuk laba bersih ditargetkan Rp 150 miliar atau tumbuh 111,86% dibandingkan tahun lalu Rp 70,8 miliar.

Direktur Keuangan TMAS Ganny Zheng pernah bilang, perseroan tahun ini menetapkan sebagai tahun operational excellence. Pasalnya, emiten yang bergerak di bidang pengiriman barang sektor laut tersebut siap melakukan investasi aset untuk meningkatkan cost effectiveness,”Kami berharap, dengan adanya investasi melalui penambahan kapal, maka diperkirakan akan lebih membantu bisnis perseroan, sehingga, akan ada pertumbuhan penjualan dan laba bersih pada tahun ini, yang tentunya target tersebut bisa tercapai," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk mendukung target tersebut, manajemen TMAS pada tahun ini telah menyiapkan dana sebesar Rp250 miliar. Dana itu akan digunakan untuk pembelian empat kapal baru dan dua kapal bekas serta untuk sarana penunjang operasional.

Tercatat pada perdagangan Selasa (23/9), harga saham TMAS berada di level Rp 960 per lembar. Posisi ini melemah 10 poin atau 1,03% dibanding penutupan kemarin di level Rp970 per lembar. (bani)

BERITA TERKAIT

Pelabuhan Gili Mas akan Membawa Dampak Bagi Wisata Lombok

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid yakin Terminal Gili Mas yang sedang dibangun oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III akan menjadi…

Rambah Bisnis Air Bersih - RAJA Siapkan Dana Akuisisi US$ 1,6 Juta

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis di tahun depan, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menambah lini bisnis baru di sektor…

Danai Kapasitas Produksi - Mark Dynamic Raih Pinjaman US$ 14,6 Juta

NERACA Jakarta – Genjot kapasitas produksi seiring dengan besarnya permintaan pasar global, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) belum lama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

KSEI Dorong Investor Gunakan Login AKSes

NERACA Pekanbaru- PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mendorong investor di Riau agar memanfaatkan fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) untuk…

Orori Indonesia Jadi Reseller Resmi Antam

PT Orori Indonesia (Orori), sebagai perusahaan penjualan perhiasan online resmi menjadi "reseller" emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam).”Orori menjadi jembatan…

Sepekan Dana Asing Keluar Rp 765 Miliar

NERACA Jakarta –PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin meningkat 1,16% ke level 6,126.36…