PGRI, Spektra, Intel Gagas Program Pirandu

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bekerjasama dengan Spektra dan Intel menghadirkan program komputer dan tablet khusus untuk anggota PGRI melalui program PIRANDU GURU (Piranti Edukasi untuk Guru). Program nasional ini diluncurkan pertama kali di Semarang dan akan menyusul di kota-kota lain di Indonesia.

Ketua Umum PB PGRI, Sulistiyo, menjelaskan sebagai organisasi profesi guru di Indonesia, PGRI ingin memberikan manfaat bagi anggotanya dengan menyediakan akses berupa produk teknologi terbaru sebagai alat bantu utama untuk menuju pembelajaran abad 21 yang saat ini menjadi standar dunia.

“Dalam konteks pembelajaran abad ke-21, guru-guru membutuhkan perangkat teknologi terbaru untuk proses belajar mengajar. Itulah sebabnya kami bekerjasama dengan Spektra dan Intel menghadirkan program komputer dan tablet khusus untuk anggota PGRI dengan harga terjangkau, skema pembiayaan ringan dan langsung disetujui,” jelasnya.

Sulistiyo mengakui bahwa 90 persen dari anggota PGRI atau sekitar 3 juta anggota merupakan guru K-12 yang perlu dikembangkan profesionalitas pengajarannya melalui program pelatihan pengembangan guru profesional dan penguasaan dasar kemampuan dan pengetahuan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK).

“Melalui program Pirandu, kami berharap anggota PGRI bisa meningkatkan profesionalisme mereka dan menguasai pengetahuan dan kemampuan TIK dan lebih lanjut bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” kata Sulistiyo.

Presiden Direktur PT Astra Multi Finance (Spektra), Darwan Tirtayasa, menjelaskan sebagai perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia, Spektra menyambut baik kolaborasi dengan PGRI dan Intel untuk menghadirkan program komputer dan tablet untuk anggota PGRI.

Anggota PGRI akan memiliki pilihan jenis komputer dan tablet yang disediakan oleh Acer, Asus, Lenovo, dan SpeedUp sebagai mitra penyedia perangkat keras sedangkan untuk sistem operasi didukung oleh Microsoft sebagai mitra perangkat lunak. Paket komputer tersebut akan mendapatkan bonus konten pembelajaran PesonaEdu untuk SD, SMP dan SMA mata pelajaran Matematika dan Sains. Mereka juga akan mendapat Telkom Speedy Internet Akses (wired dan wireless) yang didukung oleh Telkom Indonesia.

Marketing Direktur Intel Indonesia, Corporation, Hermawan Sutanto menyatakan bahwa Intel sangat bangga bisa terlibat bekerjasama dengan PGRI dan Spektra menghadirkan program komputer dan tablet untuk anggota PGRI.

“Intel memiliki komitmen untuk membantu Indonesia meningkatkan daya saing dengan memperluas akses teknologi komputasi terutama untuk guru-guru di Indonesia. Ini merupakan komitmen jangka panjang kami untuk membantu teknologi terbaru Intel lebih mudah di akses dan terjangkau di seluruh Indonesia,” kata Hermawan.

Intel telah bekerjasama dengan pemerintah, institusi pendidikan dan pihak swasta untuk membantu mendorong adopsi teknologi, mengintegrasikan teknologi ke dalam pendidikan, dan membuat teknologi lebih mudah diakses dan terjangkau untuk seluruh rakyat Indonesia.

Hermawan menyatakan bahwa Intel akan mengadakan seminar dan workshop di 61 kota di Indonesia dengan konten Intel Teacher Professional Development yang menargetkan guru sekolah K-12. Intel memiliki berbagai modul untuk memfasilitasi dan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam mengintegrasikan penggunaan TIK dalam proses belajar mengajar di kelas.

BERITA TERKAIT

Pemprov Sumsel Maksimalkan Program Pengentasan Kemiskinan

Pemprov Sumsel Maksimalkan Program Pengentasan Kemiskinan NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) berupaya memaksimalkan program pengentasan kemiskinan…

MDIS Rilis Program Baru Manajemen dan Bisnis - Mendorong Lulusan Siap Kerja

NERACA Jakarta - The Management Development Institute of Singapore (MDIS), sebagai institusi pendidikan nirlaba tertua di Singapura yang berorientasi pada…

KABUPATEN SUKABUMI - Ribka Ajak Warga Ikut Program KB

KABUPATEN SUKABUMI Ribka Ajak Warga Ikut Program KB NERACA Sukabumi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi IX, Ribka…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Serangan Ransomware Masih Jad Ancaman Terbesar Pada Dunia Digital

Serangan siber peranti lunak, Ransomware, masih menjadi ancaman terbesar dunia digital yang saat ini tengah diadopsi nyaris di seluruh sektor,…

Mencegah Penyalahgunaan NIK - Kemkominfo Perbaiki Fitur Cek Nomor Registrasi

Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M Ramli memastikan bahwa pihaknya akan memperbaiki fitur cek nomor registrasi sehingga nantinya…

Menghindari Virus Pada Smartphone

Selain bisa merusak komputer, virus, dan malicious software (malware) juga kerap menyerang smartphone. Berbagai risiko mungkin terjadi ketika smartphone terkena…