Crown Group Bakal Bangun Hotel di Bali

Crown International Holdings Group, salah satu perusahaan pengembang properti yang terbesar di Australia secara resmi membuka kantor pemasarannya di Denpasar, Bali. Ini merupakan kantor ketiga yang dibuka di Indonesia setelah peresmian kantor perwakilannya di Surabaya bulan lalu. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, pihaknya bangga dengan dibukanya kantor pemasaran di Denpasar, Bali,”Kami bangga bisa mengumumkan pembukaan kantor pemasaran Crown Group di sini, di Denpasar, kota yang berkembang pesat dengan potensi yang sangat besar,”ujarnya.

Dirinya menegaskan, dengan pembukaan kantor pemasaran di Denpasar, Bali menjadi komitmen perseroan untuk memperluas pemasaran di Indonesia. Dijelaskan, kantor Crown Group di Bali bertujuan mempermudah para calon pembeli dan investor properti untuk dapat lebih mengetahui tentang properti Crown Group dan rincian investasi properti di Sydney, Australia,”Sehubungan dengan rencana ekspansi Crown Group, kami juga berencana untuk membangun proyek hotel dan resort kami yang pertama di Bali, dan ini merupakan yang pertama di luar Australia,”ungkapnya.

Menurutnya, Bali merupakan salah satu destinasi liburan yang paling popular di dunia, dan Bali juga menyimpan potensi usaha yang luar biasa besar bagi proyek-proyek yang bakal dikembangkan perseroan kedepan. Sementara Crown Group Country Director Indonesia, Michael Ginarto menambahkan, Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Crown Group, dan Bali adalah salah satu provinsi yang sangat potensial disamping Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Berbasis di Sydney, Crown Group memiliki kantor di Jakarta, Surabaya dan Singapura. Untuk mengelola dan memimpij kantor pemasaran di Bali, Iwan Sunito mempercayakan Priscila Chrisanita. Asal tahu saja, Crown Group didirikan dari tahun 1996 dengan nilai proyek $28 Milllion (Rp 280 Miliar) berkembang dengan pesat lebih dalam kurun waktu 18 tahun, sekarang mempunyai portofolio proyek senilai $3.5 Billion (Rp 35 triliun). Crown Group membukukan nilai transaksi sebesar AUS$ 55 Juta di Indonesia untuk periode finansial 2013-2014. (bani)

BERITA TERKAIT

KPK Fasilitasi Kejaksaan Tangkap DPO Perkara Korupsi di Bali

KPK Fasilitasi Kejaksaan Tangkap DPO Perkara Korupsi di Bali NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi Kejaksaan Agung membantu…

Tarif Tol Trans Jawa Bakal Turun - Mempertimbangkan Kontrak dan Investasi

      NERACA   Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan penurunan tarif tol…

Tingkatkan Pangsa Pasar - Kimia Farma Bakal Akuisisi Phapros

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) akan membeli 47.901.860 lembar atau 56,77 dari total saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…