Penyebab Sulitnya Mencairkan Klaim Asuransi Pribadi

NERACA

Besarnya jumlah kecelakaan yang terjadi setiap harinya atau pada saat musim mudik dan peristiwa lainnya bisa menjadi pertimbangan bagi siapa saja untuk mempunyai asuransi pribadi atau di luar yang ditanggung perusahaan.

Memiliki asuransi kecelakaan memang penting karena menjadi bagian perlindungan diri bagi siapa saja karena kecelakaan tak pernah diduga-duga. Hal-hal mendasar perlu diketahui terkait asuransi kecelakaan terutama dalam hal pencairan klaim.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Julian Noor mengatakan, sering kali masyarakat mengalami kesulitan dalam pencairan klaim asuransi dan masalahnya pun beragam. Hal ini bisa diantisipasi dengan pemahaman lebih dalam soal asuransi kecelakaan.

Hal yang paling utama adalah pemilik polis asuransi harus melengkapi data diri dan keluarga secara lengkap. Ketidakcocokan data sering kali mempersulit pencairan klaim asuransi.

"Upayakan identitas sama dengan pemegang aslinya karena kalau identitas berbeda, tulisan atau beda huruf saja nggak bisa diklaim asuransinya. Jangan pernah menggunakan identitas palsu, ini akan menjadi masalah. Ketika mendaftar asuransi dipastikan identitas benar dan sesuai dengan KTP, paspor dan identitas lainnya," ujar Julian.

Selain itu, sertakan nama lengkap anggota keluarga sebagai ahli waris. Ini untuk kemudahan pencairan klaim saat pemegang polis meninggal dunia dalam kecelakaan.

"Keluarga harus melapor kepada pihak asuransi dengan menjelaskan dia posisinya sebagai apa dengan korban, itu dibuktikan dengan data diri lengkap, hubungannya dengan penumpang sebagai apa, ini akan memudahkan pembayaran. Informasikan ke keluarga kalau kita punya polis asuransi dan harus diberitahukan siapa ahli warisnya," katanya.

Julian menjelaskan, meskipun segala kelengkapan data sudah terpenuhi, kemungkinan kesulitan dalam pencairan klaim bisa saja terjadi, hal ini merujuk pada penyebab kecelakaan. Klaim asuransi bisa dicairkan dengan mudah apabila tidak ada kesengajaan atau kelalaian dalam kecelakaan yang terjadi.

"Cepat atau lambatnya proses pencairan klaim melihat penyebabnya, ada unsur kesengajaan atau tidak. Kalau kecelakaan kan harus ada identifikasi korban. Ada pentapan ahli waris, ini penting untuk diteliti karena akan menentukan pencairan klaim. Jadi butuh waktu," katanya.

Selain itu, pemegang polis perlu tahu secara detil, wilayah atau negara mana saja yang ingin dijaminkan asuransinya. Hal ini agar memperjelas klaim asuransi jika kecelakaan terjadi di luar wilayah yang ditanggung asuransi.

Namun begitu, setiap orang dianjurkan memiliki asuransi kecelakaan pribadi selain yang ditanggung perushaaan masing-masing pekerja formal. Ini sebagai antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kecelakaan merupakan risiko hidup yang dihadapi semua orang tanpa terkecuali. Baik orang yang suka bepergian atau pun yang hanya diam di rumah yang kemungkinan bisa saja ditimpa pesawat jatuh,” cetusnya.

BERITA TERKAIT

Perlunya Daftar Hitam Asuransi Cegah “Fraud” - INISIATIF PELAKU INDUSTRI ASURANSI NASIONAL

Jakarta-Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) berencana menerbitkan daftar hitam nasabah untuk mengurangi kecurangan (fraud) dalam praktik usaha perasuransian. Ini mirip…

Pelindo Klaim Dwelling Time Dibawah 3 Hari

  NERACA   Jakarta - Direktur Utama Perseroan Terbatas Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Elvyn G Masassya mengatakan "dwelling time" atau…

Asuransi Tani, Cara Untuk Hindari Kerugian

      NERACA   Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan asuransi tani akan menghindarkan petani dari kerugian selama…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…