Mempersempit Jarak Miskin dan Kaya

NERACA

Perkembangan ekonomi islam di dunia barat mulai terlihat, terutama di inggris yang semakin yakin dan percaya bahwa ekonomi islam membawa perubahan yang signifikan bagi perkembangan ekonomi regional maupun Skala Internasional.

Alasannya, karena sistem perekonomian ini dianggap menguntungkan dan memberikan keadilan bagi semua pihak. Maklum saja, karena dalam sistem ekonomi konvensional pemilik modal tentu akan lebih dominan mendapatkan keuntungan, namun dengan sistem ekonomi syariah semua pihak akan merasakan keuntungan bersama.

Menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomi akan memberikan peluang untuk membantu orang-orang kurang mampu, Mr. Kunrat Wirasubrata, Director of Islamic Development Bank Group, Regional Officer for Southeast Asia menyatakan, pemerintah, bisnis dan individu mulai menyadari bahwa mereka dapat dan harus memainkan sebuah peran dalam mengentaskan isu-isu sosial, seperti kemiskinan dan kelaparan. Dengan memperkenalkan kembali instrumen sosial seperti Wakaf, komunitas Islam berpotensi untuk memimpin perubahan dalam mempersempit jarak antara si miskin dan kaya.

“Kami melihat peningkatan ketertarikan diantara keluarga kaya yang ingin memberi kepada komunitas melalui penggunakan Wakaf Islam,” ujar dia

Wakaf merupakan donasi aset untuk digunakan untuk memberi faedah bagi komunitas dan dapat digunakan untuk membangun sekolah, rumah sakit dan rumah singgah. Pengelola aset Wakaf bukanlah pemilik namun orang kepercayaan yang harus memenuhi segala kondisi yang diatur oleh wakaf . Praktek wakaf tidak hanya terbatas untuk orang Muslim, orang non-muslim juga dapat menjadi penerima maupun pemberi manfaat wakaf.

BERITA TERKAIT

Sektor Teknologi dan Manajemen Risiko

  Oleh: Achmad Deni Daruri President Director Center for Banking Crisis     Korporasi Alibaba segera akan mengganti para akuntannya…

AdhiKarya dan PPD Integrasikan Sistem Transportasi - Kawasan LRT City

      NERACA   Jakarta - PT AdhiKarya (Persero) Tbk, melalui Departemen Transit Oriented Development (TOD) & Hotel menawarkan…

Dianggap Rugikan Pihak Ketiga yang Bukan Debitur dalam Eksekusi - Dirut BRI dan Kurator Dipolisikan

Dianggap Rugikan Pihak Ketiga yang Bukan Debitur dalam Eksekusi Dirut BRI dan Kurator Dipolisikan NERACA Jakarta - Direktur Utama Bank…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

Mengajari Anak Menabung, Berbelanja, dan Berbagi

Oleh: Yulius Ardi Head, Managed Investment Product Standard Chartered Bank   Akhir musim sekolah telah diambang pintu dan anak-anak akan…

Sukuk Bisa Sebagai Alternatif Pembiayaan Daerah

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Suminto mengatakan penerbitan obligasi berbasis syariah atau sukuk bisa…

Keuangan Syariah: - Akan Stagnan Atau Butuh Terobosan

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad meminta inovasi dan terobosan pelaku industri untuk mengembangkan keuangan syariah, karena tanpa…