Melirik Peluang Bisnis Bubur Bayi Sehat

Tingginya angka kelahiran di satu sisi jadi persoalan tersendiri bagi negara, tetapi di sisi lainnya hal itu bisa menjadi lahan untuk mendulang rezeki.

NERACA

Kelahiran bayi ternyata bukan hanya disambut gembira oleh para orangtua. Suharno atau yang akrab disapa Pakde pun juga merasa gembira dengan banyak dilahirkannya bayi, karena dengan demikian dia mampu mendulang penghasilan dengan memproduksi dan berjualan bubur bayi sehat.

Usahanya ini dimulai sejak 4-5 tahun silam, saat itu dengan bermoadalkan peralatan masak seadanya, dia mulai memproduksi bubur bayi sehat. Seperti diutarakan Pakde, ilmu membuat bubur bayi sehat itu didapatnya dari ssang mertua.

“Ini semua saya yang masak, kemampuan membuat bubur itu saya dapatkan dari mertua. Karena melihat angka kelahiran yang tinggi dan banyak bereliwran bayi-bayi saat pagi hari, kenapa tidak coba menjual bubur bayi sehat saja,” kata dia ketika awal berusaha.

Usaha Pakde pun berhasil, bubur bayi sehatnya begitu digemari para orangtua pemilik bayi, makanya jangan heran jika dalam hitungan dua jam saja bubur sebanyak 2-3 panci besar mampu terjual. Ini lantaran dalam beberapa hari menu bubur sealu berbeda, misalnya ada menu bubur beras merah, wortel tomat, jagung keju, dada ayam kembang kol, dan ikan kembang kol.

“Kita buat menu yang berbeda-beda agar anak-anak tidak bosan, maklum kan yang namanya anak-anak suka bosenan,” kata dia.

Kini, Pakde memiliki empat titk penjualan bubur bayi sehat, diaman yang pertama di bilangan Kampung Baru Jakarta Barat, lalu di Srengseng Jakarta Barat, Cipuulir Jakarta Selatan dan Tanah Abang Jakarta Pusat.

Sementara itu, mengenai omzet penjualan Pakde mengatakan untuk setiap gerai setidaknya mampu menghabiskan dua panci besar, dimana jika dirupiahkan satu panci besar beromzet Rp400 ribu. Sedangkan mengenai pengeluaran Pakde mengatakan tidak bisa merici dengan angka, yang jelas untuk setiap harinya usahanya itu menghabiskan 35 Kg beras.

“Kalau ditanya modal susah juga jawabnya, saya tidak pernah ngitung soalnya. Yang pasti untuk sekali produksi menghabiskan 35 Kg beras yang dapat menghasilkan bubur bayi sebanyak delapan panci besar. Kalau omzetnya setiap panci antara Rp400 ribu -Rp450 ribu,” jawab dia.

Investasi Usaha

Menurut Pakde, menjalankan usaha bubur bayi sehat tidaklah sulit dan enaknya lagi kata dia, tidak membutuhkan banyak biaya untuk investasi. Hanya saja, pemilik usaha emang harus tahu betul cara membuat bubur bayi sehat, itu yang sulit kata dia. Meski demikian, semua itu dapat dipelajari.

“Yang penting bisa membuat bubur. Modal tidak perlu besar, tetapi idealnya memang harus besar. Kalau modal pas-pasan ya harus seperti saya, menjual bubur di jalan bermodalkan ini,” kata dia sambil menunjuk meja (tempat menaruh panci) dan sebuah kursi (untuk dia duduk menunggu pelanggan).

Sementara itu, lokasi usaha sengaja dipilihnya di tempat yang strategis, sehingga memungkinkan banyak orang untuk melihat. Sementara karena berjualan di jalan, uang yang dia keluarkan untuk sewa tempat pun terbilang kecil, karena dia hanya membayar uang kemanan saja. Cukup mudah bukan?

BERITA TERKAIT

Pangkas Beban Utang - Waskita Karya Divestasi Bisnis Lima Ruas Tol

NERACA Jakarta – Besarnya beban utang yang ditanggung PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dalam ekspansi bisnis di jalan tol, menjadi…

Manfaatkan Patent Mapping - Pemerintah Cari Peluang Inovasi Pendukung Kendaraan Listrik

NERACA Jakarta – Kalangan peneliti maupun pengambil kebijakan yang terlibat dalam melakukan kegiatan inovasi perlu memiliki pemahaman mengenai paten. Hal…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - Telkom Kepincut Pembelian Menara Indosat

NERACA Jakarta – Semester kedua tahun ini menjadi tahun ekspansi bisnis PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM). Pasalnya, emiten operator telekomunikasi…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Waralaba Diklaim Gerbang Generasi Muda Mulai Usaha

Ketua Kehormatan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengatakan, sekarang ini banyak anak muda yang ingin mandari secara ekonomi. Salah…

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…