Ciputra Development Siapkan Dana Rp 1,5 T - Bangun Proyek Baru

NERACA

Surabaya- PT Ciputra Development Tbk (CTRA) memastikan tahun depan akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk pengembangan bisnis. Sejumlah anggaran tersebut akan diperuntukan pembiayaan pengembangan mall Ciputra tahap 2, office, dan hotel bintang III. Proses pembangunan akan dilakukan selama tiga tahun secara bersama-sama,”Tahun depan baru dimulai pengerjaan proyek-proyek itu. Semua telah direncanakan," kata Direktur PT Ciputra Surya Tbk Sutoto Jacobus, kemarin.

Dia menuturkan, tahun ini pihaknya sengaja tidak mengembangkan bisnis properti, mulai pembangunan maupun perbaikan. Pasalnya, bisnis properti lagi lesu menyusul gawe besar di Indonesia, di antaranya pilpres dan Lebaran.

Pada even ini, masyarakat enggan untuk membeli properti karena melihat situasi politik. Kondisi tersebut didukung dengan masuk tahun ajaran baru bagi sekolah-sekolah. Banyak orang tua yang mengalokasikan dana untuk pendidikan anak,”Tahun ini bukan tahun bagus dalam pengembangan properti, tetapi lumayan lah," ujarnya.

Untuk itu, Ciputra akan mengalokasikan anggaran tahun depan, untuk proyek di Surabaya anggaran yang siapkan sebesar Rp1,5 triliun. Anggaran ini hanya untuk pengembangan, bukan proyek baru. Karena, proyek-proyek baru akan dikembangkan di daerah-daerah luar Jawa. Di antaranya, Palu dua proyek, Kendari dua proyek, Manado dua proyek, Palembang membuat gudang, Makassar reklamasi seluas 150 hektar, dan proyek di Jayapura."Proyek-proyek ini diharapkan bisa menambah omzet perusahaan. Kami yakin bisa mendongkrak pendapatan," ujar dia.

GM Citraland Surabaya Andy Sugiharjo mengatakan, saat ini Citraland juga tidak mengembangkan properti. Namun, mulai September akan dikembangkan kluster di Grand Hill. Karena lokasi perumahan ini sangat strategis,”Sekarang proses desain, nanti berbetuk ruko (rumah toko) yang bisa dibuat kos-kosan," katanya.

Bisnis milik CTRA diyakini akan mendapatkan keuntungan besar, karena pendapatan sepanjang 2013 cukup besar senilai Rp5,08 triliun. Pendapatan ini naik 53% dibanding 2012 senilai Rp3,32 triliun. Lonjakan tersebut berasal dari pertumbuhan penjualan kawasan perumahan. Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, profit bersih juga meningkat 66% lebih tinggi ketimbang tahun lalu menjadi Rp977 miliar dari sebelumnya Rp589 miliar.

Pendapatan dan laba bersih CTRA tahun ini diperkirakan meningkat 20%-30% sebagai hasil atas penjualan 2013 sebanyak 22% dari Rp7,30 triliun menjadi Rp8,94 triliun. Sementara untuk penjualan, CTRA menargetkan capaian Rp10 triliun yang didukung proyek-proyek baru yang tersebar di Jakarta, Serang, Banten, Malang, Bali, Pontianak, dan Samarinda. (sin/bani)

BERITA TERKAIT

BI Siapkan Rekening Simpanan untuk Devisa Ekspor

    NERACA Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyiapkan rekening simpanan khusus untuk memudahkan pengelolaan devisa hasil ekspor menyusul kebijakan memperkuat…

BEI Serius Bidik IPO Perusahaan Kecil - Siapkan Papan Akselesari

NERACA Solo – Pacu pertumbuhan likuiditas di pasar modal dan juga memperkuat basis investor ritel, kedepan PT Bursa Efek Indonesia…

Ide Cemerlang Jokowi Lewat Proyek Strategis Nasional

  Oleh: Syahrul Gunawan, Mahasiswa FE Universitas Negeri  Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo sebentar lagi genap memasuki tahun ke lima.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Beri Peringkat AA- Chandra Asri

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan rating untuk PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada AA-. Prospek…

Bakrieland Raup Untung Rp 3,1 Triliun

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mencatat laba bersih sebesar Rp 3,1 triliun hingga kuartal III-2018…

Pefindo Beri Peringkat A Semen Baturaja

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), serta surat utang jangka menengah atau Medium…