Agenda Ekonomi Presiden Terpilih

Oleh: Prof. Firmanzah., PhD

Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan

Pemungutan suara pemilihan presiden dan wakil presiden baru saja kita lakukan bersama pada 9 Juli 2014. Saat ini KPU tengah menghitung dan merekapitulasi hasil pemungutan suara secara berjenjang dari TPS, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kotamadya, Provinsi dan nasional. Direncanakan pada 22 Juli 2014, KPU akan mengumumkan siapa presiden dan wakil presiden terpilih untuk masa bakti 2014-2019. Selanjutnya KPU memberikan kesempatan untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi dan direncanakan pada 12 Agustus, MK akan memutuskan proses gugatan ini.

Bagi siapapun yang akan terpilih sebagai presiden dan wakil presiden RI periode 2014-2019 akan menghadapi banyak sekali tantangan di bidang perekonomian. Baik tantangan yang bersumber dari dunia internasional maupun tantangan yang bersumber dari perekonomian domestik. Mengingat perekonomian nasional semakin terintegrasi dengan perekonomian global maka tren dan perkembangan ekonomi dunia perlu diwaspadai dan segera dirumuskan policy-responses.

Penghentian stimulus moneter di Amerika Serikat pada 2015, efektifnya Masyarakat Komunitas ASEAN di akhir 2015, perubahan iklim yang berpotensi mengganggu produksi negara penghasil pangan dunia dan instabilitas regional yang menaikkan risiko volatilitas harga minyak mentah dunia merupakan beberapa aspek yang perlu terus diantisipasi.

Sementara itu dari sisi domestik sejumlah agenda ekonomi yang mendesak perlu dirumuskan kebijakan antara lain menjaga kesehatan fiskal. Hal ini membutuhkan solusi dari kebijakan subsidi BBM untuk menghindarkan dari bencana fiskal di akhir tahun 2014 dan 2015. Subsidi BBM dan energi secara umum akan menjadi tantangan penting dari sisi pengelolaan fiskal di Indonesia.

Menyelesaikan hal ini juga tidak mudah mengingat setiap kali menaikkan harga BBM bersubsidi berakibat langsung pada meningkatnya angka inflasi, kemiskinan dan pengangguran. Sehingga mengurangi besaran subsidi BBM perlu diimbangi dengan kebijakan lain untuk mencegah inflasi, kemiskinan dan pengangguran menjadi tidak tak terkendali. Masih dari sisi fiskal, pemerintahan baru juga dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan pendapatan utamanya dari sector perpajakan.

Selain itu juga, tantangan yang bersifat permanen seperti pembangunan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, meningkatkan investasi dan industrialisasi, pemanfaatan teknologi, dan reformasi birokrasi harus tetap dilakukan. Agenda lain yang secara spesifik diamanatkan oleh UU seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan serta pengaturan pelaksanaan UU Desa perlu mendapatkan perhatian khusus. Di bidang pendidikan, kesehatan, perumahan, transportasi, dan sosial kemasyarakatan juga perlu terus ditingkatkan. Selain itu juga, pemerintahan baru juga masih harus melaksanakan program-program prioritas yang menjadi tema selama kampanye Pilpres. Publik dan masyarakat tentunya sangat menanti realisasi janji-janji politik yang telah disampaikan selama electoral-campaign.

BERITA TERKAIT

PENYEBAB PERTUMBUHAN EKONOMI TAK BISA TUMBUH TINGGI - Bappenas: Produktivitas SDM Masih Rendah

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro kembali mengingatkan, pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia…

Optimisme Ekonomi Positif Bawa IHSG Menguat

NERACA Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ditutup menguat seiring penilaian investor terhadap…

Wakil Presiden - Perbedaan dan Toleransi di Indonesia Telah Teruji

Jusuf Kalla Wakil Presiden Perbedaan dan Toleransi di Indonesia Telah Teruji Siem Reap, Kamboja - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan,…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Infrastruktur Berkualitas Rendah - Oleh ; EdyMulyadi, Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Proyek infrastruktur di Indonesia ternyata berkualitas rendah dan tidak memiliki kesiapan. Bukan itu saja, proyek yang jadi kebanggaan Presiden JokoWidodo itu…

Ketika Rakyat Sekadar Tumbal

  Oleh: Gigin Praginanto Antropolog Ekonomi Politik Perekonomian nasional itu ibarat sepeda. Harus selalu dikayuh agar bergerak dan tidak jatuh.…

Relasi Pasar Domestik dan Pasar Internasional

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri   Fenomena globalisasi dan liberalisasi yang ditopang oleh sistem ekonomi digital yang marak…