Tempo Scan Pacipic Bangun Pabrik Susu

Guna mendukung ekspansi bisnisnya di bidang farmasi, PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSP) melalui anak perusahaan, PT Kian Mulia Manunggal (KMM) Surabaya melakukan ekspansi untuk membuka pabrik susu di Surabaya.

Presiden Direktur Tempo Scan, Handojo S Muljadi mengatakan, saat ini industri swasta nasional khususnya disektor susu formula bayi dan susu pertumbuhan anak masih sangat minim. Akibatnya banyak bayi yang kekurangan gizi, padahal jumlah bayi yang lahir antara 4,5 hingga 5 juta per tahun,”Meningkatnya jumlah kelahiran tersebut tentunya potensi sangat besar, karena kebutuhan konsumsi susu pada bayi dan anak mengalami peningkatan setiap harinya,”katanya di Surabaya,kemarin.

Dengan begitu, kehadiran pabrik susu formula bayi dengan merek Vidoran My Baby dan susu pertumbuhan anak dengan merek Vidoran Xmart dengan kapasitas produk 15 ribu ton per tahun, dapat membantu kebutuhan konsumsi susu pada bayi maupun anak-anak.

Handojo menerangkan, di Indonesia setiap tahunnya ada 34 juta anak-anak mulai bayi, Balita usia 1-4 tahun dan anak pra sekolah yang membutuhkan nutrisi tambahan. Potensi pasar susu masih dikuasi perusahaan asing, untuk itu PT TSP mulai dan siap bersaing dengan produk kompetitor asing seperti produk SGM produksi Sari Husada, Dancow Balita dan Batita produksi Nestle dan Susu Bendera produksi Frisian Flag.“Kami sudah siap untuk bersaing dengan kompetitor tersebut (asing), dan kami optimis bisa bersaing nantinya,” paparnya.

Untuk bahan baku, saat ini produksi susu lebih banyak yang impor dari New Zealand. Sementara produk bahan baku susu di Indonesia sangat minim yakni, 13 liter per tahun, Malaysia 51 liter per tahun, Siangapura 20 liter per tahun dan paling tertinggi adalah negara India 80 liter per tahun,” Kami menyadari masalah tersebut, produksi susu lokal hanya mampu memenuhi 30 persen dari total kebutuhan industri pengolahan susu di Indonesia. Dalam menyiasati itu kami harus terpaksa ambil bahan dari impor. Dan perlu diingat, kami tidak main-main dengan sumber bahan baku ini,” tegas Handojo

Sementara Deputy Managing Director Pharma Consumer Health Tempo Scan Adriana A Rahardjo mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan produk yang berkualitas untuk bisa bersaing dengan kompetitor lain dengan startegi harga terjangku oleh konsumen. (bani)

BERITA TERKAIT

Pabrik di Pati Dilalap Api - Garudafood Belum Taksir Nilai Kerugian

NERACA Jakarta – Musibah kebakaran yang terjadi di area gudang bahan kemasan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) di…

Sumsel Ajak Investor Percepat Bangun KEK Tanjung Api-api

Sumsel Ajak Investor Percepat Bangun KEK Tanjung Api-api NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengajak investor untuk melakukan…

TRANSFORMASI DIGITAL PABRIK PINTAR SCHNEIDER

Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (kedua dari kiri), bersama Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto (kedua dari kanan) mendengarkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…