Modernland Bagikan Dividen Rp 62,6 Miliar

Berkah membukukan laba bersih tahun 2013 tumbuh 841,2%, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) akan membagikan dividen dari tahun buku 2013 sebesar Rp62,6 miliar atau Rp5 per lembar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, pendapatan perseroan pada tahun lalu mencapai Rp1,84 triliun. Atau naik 73,58% dari Rp1,06 triliun pada periode yang sama tahun 2012. Sementara itu, beban pokok penjualan turun 8,07% ke Rp511,16 miliar dari Rp556,04 miliar.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp 4 triliun. Perseroan akan fokus pada penjualan perumahan Jakarta Garden City (JGC) yang baru saja diselesaikan proses akuisisinya pada 22 November 2013. Investor Relations Modernland Cuncun Wijaya pernah bilang, dengan akuisisi 51% saham Keppel Land Ltd di JGC, maka kepemilikan saham MDLN di Project JGC dari 49% menjadi 100%,”Target marketing sales perumahan tahun ini sebesar Rp1,7 trilliun atau sebesar 42,5% dari Rp4 triliun total target marketing sales tahun 2014,”ujarnya.

Dia melanjutkan, sementara target marketing sales industrial sebesar Rp1,1 triliun. Sampai akhir Desember 2013, pendapatan perseroan mencapai Rp1,7 triliun atau naik 70% dibanding 2012 sebesar Rp1 triliun. Disebutkan, kontribusi utama dalam pendapatan perseroan adalah residential sebesar 73%, disusul kawasan industrial sebesar 23% dan sisanya segmen lain-lain.

Selain itu, kata Cuncun, tahun ini perseroan juga berencana mengeluarkan dua sampai tiga klaster baru di perumahan Jakarta Garden City. Asal tahu saja, perseroan sepanjang tahun 2013 lalu berhasil menjual lahan sebesar 118 hektar (ha) untuk lahan industrial dan residential dengan total pencapaian marketing sales tahun 2013 sebesar Rp2,95 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Kedawung Bukukan Laba Rp 76,76 Miliar

PT Kedawung Setia Industri Tbk (KDSI) pada akhir  Desember  2018 mencatatkan laba bersih Rp76,76 miliar  atau naik 11,32% dibanding periode yang sama…

Penyelundupan Benih Lobster Rp19 Miliar Lebih Digagalkan

NERACA Jakarta – Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BBKIPM) Jakarta I bekerja sama dengan Aviation…

DAMPAK BANYAK BENCANA DI INDONESIA - Target Devisa Pariwisata Turun US$2,4 Miliar

Jakarta-Pemerintah menurunkan target penerimaan devisa sektor pariwisata tahun ini dari semula US$20 miliar menjadi US$17,6 miliar. Penurunan dilakukan walaupun pemerintah sebenarnya ingin…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar Ritel Modern - CSAP Resmikan Mitra10 Ke-30 di Cirebon

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama tahun ini, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) sukses membuka gerai bari Mitra10 ke-30…

PSAB Bukukan Laba Bersih US$ 15,29 Juta

Emiten pertambangan emas, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencatatkan laba bersih sepanjang tahun 2018 sebesar US$15,29 juta atau naik…

Saham IPO Wahana Interfood Oversubscribed

NERACA Jakarta - Debut perdana di pasar modal, saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) dibuka naik 69,7% ke level…