Organda Siapkan 37 Ribu Armada Bus - Sambut Lebaran 2014

NERACA

Jakarta - Ketua Umum DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda), Eka Sari Lorena, mengungkapkan angkutan darat memegang peranan hingga 90% mobilisasi orang di darat. Oleh karenanya menyambut lebaran tahun 2014 ini para pengusaha angkutan darat akan tetap menambah armada guna mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran tahun ini.Setidaknya jumlah angkutan Lebaran mencapai 37 ribu armada. "Untuk tahun ini, penambahannya cukup signifikan karena penambahan armadanya mencapai 43 ribu armada," katanya saat konferensi persdi Jakarta, Selasa (3/6).

Angkutan ini, menurut Eka, terdiri dari 23 ribu bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 16 ribu bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), dan tambahan empat ribu buspariwisata.

Dia mengungkapkan, dengan memegang peranan antara 84-90 persen mobilisasi orang di darat. Menurutnya, jumlah tersebut pasti akan bertambah dan bertumpuk terutama mulai 25 Juli sampai 5 Agustus 2014 dimana diproyeksikan merupakan tanggal puncak mudik lebaran tahun ini.

Dia menambahkan, sedangkan untuk angkutan barang, saat ini sedang dalam peak season karena seluruh suplailogistik akan dimaksimalkan untuk mencukupi kebutuhan saat lebaran nanti.

Berdasarkan hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Perhubungan diperkirakan puncak arus mudik lebaran tahun ini diprediksi terjadi pada H-3.

"Prediksi puncak mudik, lebaran kita 28-29 Juli, ada cuti bersama, puncak mudik H -3 Jumat 25 Juni sore," ucap Kepala Litbang Kemenhub, Elly Adrian Sinaga.

Pasalnya, Faktor penunjang puncak arus mudik tersebut diperkirakan karena dimulainya cuti lebaran. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2 Agustus 2014 dikarenakan adanya pengaruh libur yang cukup panjang. "Liburan kita cukup panjang, empat hari setelah hari H" katanya.

Menurut dia, pembebanan perjalanan, jalur utara akan dibebankan pemudik dari Jakarta Bogor Tanggerang Bekasi (Jabodetabek) sebesar 48%, kemudian jalur selatan sebesar 38%, jalur Merak 10% dan jalur Bogor 4%. "Dari Jabodetabek 48 persen pemudik menggunakan jalur utara,"jelasnya.

Tahun ini, jumlah pemudik meningkat 6,99 persen dibanding jumlah pemudik tahun lalu, yakni menjado 27.9 juta masyarakat yang akan melakukan mudik saat lebaran 2014.

Hasil survei tersebut menunjukan adanya peningkatan jumlah pemudik 6,99 persen dibandingkan mudik tahun lalu yaitu 25.6 juta masyarakat. "Perbandingan demand 2013 dibanding 2014 6,99% demand naik hampir 7%, sudah kita buatkan populasinya," tuturnya. [agus]

BERITA TERKAIT

200 Ribu Warga Jabar Belum Rekam KTP Elektronik

200 Ribu Warga Jabar Belum Rekam KTP Elektronik NERACA Bandung - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Jawa Barat…

BRI Syariah Siapkan Layanan Digital untuk IAIN Bukittinggi

      NERACA   Bukittinggi - PT Bank BRI Syariah Tbk berinovasi untuk meningkatkan jasa dan layanan perbankan syariah…

Jaga Pertumbuhan Pasar Modal - OJK Siapkan Tiga Inisiatif Penting

NERACA Jakarta – Menjaga kepercayaan investor pasar modal di tahun politik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berbenah diri dalam rangka…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Indonesia Masih Butuh Sistem Birokrasi Lebih Cepat

  NERACA   Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan dalam menghadapi dunia persaingan dewasa ini, Indonesia membutuhkan sistem birokrasi…

Empat Dana Abadi akan Tersaji di 2020

  NERACA   Jakarta - Kantor Staf Kepresidenan menyebutkan Indonesia akan memiliki empat jenis dana abadi untuk berbagai kebutuhan mulai…

Produk Unggulan Taiwan Siap Dipamerkan

    NERACA   Jakarta – Setiap tahunnya, Taiwan selalu menyelenggarakan kompetisi yaitu Taiwan Excellence Awards yang mana produk lokal…