Layanan Publik Angkasa Pura Dipertanyakan

NERACA

Bandung - Komisi V DPR RI mempertanyakan komitmen PT Angkasa Pura untuk menyediakan layanan angkutan publik baik menuju Bandara maupun dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng dan Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Lonjakan jumlah penumpang yang begitu besar di kedua Bandara tersebut kenyataannya belum diimbangi dengan layanan angkutan publik yang memadai. Demikian disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia dalam siaran pers yang diterima Neraca, akhir pekan ini.

Menurut Yudi, tahun ini PT Angkasa Pura meningkatkan kapasitas penumpang Bandara Soekarno-Hatta dari sebelumnya 22 juta penumpang per tahun menjadi 62 juta penumpang per tahun. Biaya yang dialokasikan untuk peningkatan kapasitas tersebut mencapai Rp 12 triliun. Sedangkan untuk Bandara Husein Sastranegara, Angkasa Pura meningkatkan kapasitas penumpang dari 750 ribu penumpang menjadi 910 ribu penumpang per tahun.

Disesalkan, peningkatan kapasitas itu tidak dibarengi dengan peningkatan kemudahan akses menuju dan dari Bandara dengan penyediaan angkutan publik terutama di Bandara Husein Sastranegara.

Yudi mengatakan, untuk Bandara Soekarno Hatta, rendahnya komitmen Angkasa Pura menyediakan layanan angkutan publik membuat kemacetan yang luar biasa hampir setiap hari baik menuju Bandara maupun saat keluar Bandara. Hal tersebut sangat mengganggu calon penumpang pesawat karena mengalami keterlambatan waktu untuk tiba di Bandara.

Saat ini terdapat kondisi yang timpang antara jumlah penumpang dengan kapasitas angkutan publik yang tersedia. Saat ini pergerakkan penumpang per hari di bandara Soekarno Hatta mencapai 123 ribu - 125 ribu per hari. Sedangkan kapasitas angkutan publik yang tersedia hanya mampu mengangkut 12 ribu penumpang per hari.

Kondisi lebih parah terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, tutur Yudi.

BERITA TERKAIT

Harvest Time Targetkan Listing April 2018 - Lepas 1,86 Miliar Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Memanfaatkan melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG), dinilai waktu yang tepat untuk melaksanakan penawaran umum saham…

BEI Ingatkan BSWD Wajib Beli Saham Publik - Proses Sebelum Delisting

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa manajemen PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) memiliki kewajiban…

Kioson Hadirkan Layanan Agen Kios-Pos

Perluas ekspansi bisnis, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menggandeng PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan program kemitraan, Kios-Pos. Program tersebut…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

OPD Kota Tangerang Diminta Buat Satu Inovasi

OPD Kota Tangerang Diminta Buat Satu Inovasi NERACA Tangerang - Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang H M Yusuf meminta…

Pemprov Sumsel Maksimalkan Pengawas Internal Cegah Korupsi

Pemprov Sumsel Maksimalkan Pengawas Internal Cegah Korupsi NERACA Palembang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) memaksimalkan Aparat Pengawas Internal…

Diskop Bekasi Buka Pelatihan Wiraswasta Baru

Diskop Bekasi Buka Pelatihan Wiraswasta Baru NERACA Cikarang, Bekasi - Dinas Koperasi (Diskop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bekasi,…