Indikator "Doing Business" Indonesia Menurun

NERACA

Jakarta - Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, I Kadek Dian Sutrisna mengatakan, indikator "Doing Business" Indonesia sebagaimana ditetapkan World Bank semakin menurun. "Sejak 2010 peringkat Indonesia untuk kedua indikator tersebut semakin menurun, bahkan di bawah negara-negara ASEAN lainnya," katanya di Jakarta, Kamis (13/3).

Kadek mengatakan ada dua indikator "Doing Business" terkait pelayanan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada dunia usaha, yaitu memulai usaha dan berurusan dengan izin bangunan di Indonesia. Untuk indikator memulai dunia usaha, Indonesia berada di peringkat 175 pada 2013. Sedangkan indikator berurusan dengan izin bangunan, Indonesia menempati peringkat 88.

Kadek mengatakan sebenarnya bukan tidak ada upaya dari pemerintah, terutama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pada 2008, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Terpadu Satu Pintu (UPT PTSP).

Namun, ternyata UPT PTSP belum menghasilkan perbaikan yang signifikan. Hingga akhirnya, di bawah kepemimpinan Gubernur Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, DKI Jakarta melakukan penyempurnaan kelembagaan PTSP. "Hal itu menjadi momentum perubahan untuk meningkatkan iklim investasi dan kemudahan berusaha," ujar Kadek.

Pada akhir Desember 2013, DPRD DKI Jakarta telah menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menjadi peraturan daerah. Raperda itu kemudian disahkan menjadi Perda Nomor 12 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau disebut Perda PTSP. [agus]

BERITA TERKAIT

Ekspansi di 2018, Wuling Bakal Tambah Puluhan Diler di Indonesia

Wuling Motors Indonesia ingin menunjukkan komitmennya dalam berinvestasi di Indonesia dengan rencana membangun puluhan jaringan diler pada tahun ini. Brand…

Kembalikan Lagu untuk Anak Indonesia

      Lagu merupakan suatu bentuk seni yang digemari setiap kalangan dan sebuah bentuk ekspresi yang dapat menembus banyak…

Nokia 8 Resmi Meluncur Dipasaran Indonesia

Lama dinanti, smartphone high-end Nokia 8 akhirnya melenggang di pasaran Indonesia. HMD Global selaku pemegang lisensi merek ponsel legendaris itu…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Berantas Pungli, Pelindo I Luncurkan E-Berthing

  NERACA Riau - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 melakukan Launching E-berthing di Pelabuhan Sri Bintan Pura,…

Konsumen Berhak untuk Tarif Listrik Wajar

  NERACA Jakarta - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan konsumen berhak atas tarif listrik…

Proyek Irigasi di 2018 Bertambah 2.000

  NERACA Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan jumlah proyek irigasi nasional pada 2018 tercatat…