BCA Adakan Pengobatan Gratis di Desa Wisata Bleberan

NERACA

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tak henti-hentinya menyalurkan bantuanCorporate Social Responsibility(CSR) ke Desa Wisata Bleberan, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Dalam 3 tahun terakhir, BCA mengembangkan Goa Pindul dengan pelatihan soft skill. Alhasil, langkah itu dinilai menaikkan pendapatan warga setempat.

Bagaimana tidak? Pendapatan pariwisata yang pada 2011 hanya menyentuh Rp10-15 juta per bulan, pada 2013 lalu pendapatan tersebut meningkat hingga Rp 500 juta per bulan. Tak hanya itu, peningkatan kunjungan pariwisata pun turut membuka lowongan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat. Warga di Gua Pindul yang terlibat dalam bidang pariwisata pada 2011 hanya sekitar 40-50 orang, meningkat hingga 200-250 orang tahun lalu.

Selain menyasar bidang pariwisata, belum lama ini pengembangan CSR BCA kembali menyasar di bidang kesehatan, yakni dengan menggelar pengobatan gratis bagi warga Desa Bleberan.

Kegiatan ini, berada di bawah naungan Bakti BCA yang memang fokus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu. Pengobatan gratis tersebut, diperuntukkan bagi warga yang terserang flu, batuk pilek, gatal-gatal dan penyakit kulit, lemah jantung, THT, asam urat, darah tinggi, dan asam lambung.

Head of CSR BCA, Sapto Rachmadi mengatakan, melalui Bakti BCA ini, pihaknya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu. "Ini merupakan bentuk komitmen BCA dalam rangka mendukung pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia," kata Sapto

Sapto menambahkan, pengobatan bagi masyarakat yang kurang mampu ini penting dilakukan mengingat masih banyak masyarakat yang tidak dapat mengakses pelayanan kesehatan, terutama masyarakat yang berada di wilayah terpencil. "Mereka terhalang oleh berbagai kendala seperti masalah transportasi, biaya pengobatan yang tidak terjangkau, hingga minimnya tenaga dan peralatan medis yang tersedia," jelas dia.

Pengobatan gratis ini, melibatkan empat dokter yang melayani masyarakat yang berada di Kelurahan Bleberan. Selain empat dokter, kegiatan ini juga melibatkan tenaga medis yang melayani masyarakat yang berada di Kelurahan Bleberan. Masyarakat yang datang dilayani dan diberi pengobatan tanpa dipungut biaya. Selain melakukan pengobatan gratis, Bakti BCA juga menyelenggarakan donor darah bagi masyarakat setempat.

Kepala Dusun Menggoran II, Suharno menyambut baik bantuan kesehatan yang diadakan oleh BCA ini. "Kami mengucapkan terima kasih kepada BCA yang telah menyelenggarakan aksi sosial dengan menggelar pengobatan gratis di Kelurahan Bleberan. Kontribusi BCA ini sangat berharga untuk kesehatan kami," sambung Suharno

BERITA TERKAIT

Memberdayakan Ekonomi dan Prilaku Ramah Lingkungan - Potensi Wisata Karst Padalarang

Berakhir pekan di kota Bandung, mungkin sudah jenuh dan ditambah lagi dengan kemacetan yang ada. Namun bila melipir ke Bandung…

Tingkatkan Ekonomi Keluarga - Antam Beri Pelatihan Menjahit 15 Tim PKK Sanggau

Membangun kemandirian ekonomi bagi kaum perempuan menjadi perhatian PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui program tanggung jawab…

Kampanyekan Go Green Dengan e-Policy - FWD Life Bersama WWF Bantu Restorasi Lahan

Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian pada pelestarian lingkungan, PT FWD Life Indonesia kampanyekan go green. Bekerjasama dengan Yayasan WWF Indonesia,…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dukung Mengentaskan Kemiskinan - PLN Gotong Royong Bedah Rumah Miskin di Bali

Meskipun tingkat kemiskinan di Bali menurun, namun upaya pemerintah provinsi Bali untuk mengentaskan kemiskinan terus dioptimalkan. Menyadari program kementasan kemiskinan…

Tingkatkan Kualitas SDM di Perbatasan - Askrindo Bantu Pendidikan Anak Putus Sekolah

Peduli perkuat sumberdaya manusia di wilayah terdepan dan terluar (3T), PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo (Persero) ikut mendukung program…

Siapkan Pengusaha Jago Jualan - JNE Beri Pelatihan Pelaku UKM Agar Naik Kelas

Menyadari pentingnya peranan usaha kecil dan menengah dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional dan besarnya kontribusi terhadap ekonomi kerakyatan, menjadi alasan…