2015, Industri Properti Kembali Normal

NERACA

Jakarta - Anton Sitorus, Head of Research Jones Lang LaSalle, menuturkan investasi properti pada 2015 akan kembali normal. Membaiknya investasi karena kepastian pemimpin baru pascapemilu. "Mulai normal tahun 2015. Hal ini terjadi setelah ada kepastian pemimpin baru, proyek infrastruktur muncul, dan pada saat itu investasi properti akan muncul kembali," jelasnya di Jakarta, kemarin.

Dia juga memperkirakan pada 2015, pertumbuhan properti akan mencapai 20%-30%. Sedangkan pada tahun ini pertumbuhan properti hanya berkisar sebesar 15%-20%. Pertumbuhan pada 2014 di bawah 2013 yang sebesar 20%.

Anton menjelaskan, pertumbuhan properti pada tahun depan akan lebih tinggi ketimbang tahun ini. Faktor Loan To Value (LTV) Property terkait besaran uang muka (DP) bagi pembeli rumah pertama, kedua dan ketiga akan memengaruhi permintaan akan properti pada tahun ini. [lulus]

BERITA TERKAIT

Kemenpar Dorong Industri Kreatif Lewat Kustomfest 2018

Hasil karya anak bangsa tersaji dalam Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2018 resmi digelar Sabtu, (6/10). Sebanyak 155 motor dan…

IMF-WBG AM 2018 Pacu Kemitraan Sektor Industri

NERACA Jakarta – Pertemuan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia atau The Annual Meetings of International Monetary Fund & World…

Industri Kerajinan Harus Dorong Daya Saing Tingkat Global

NERACA Jakarta – Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Mufidah Jusuf Kalla mengatakan industri kerajinan harus terus meningkatkan daya saing sehingga…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

PII Yakin Target Penjaminan Tercapai

      NERACA   Jakarta – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) merasa yakin target penjaminan infrastruktur senilai Rp210 triliun…

Garap Proyek Serpong Garden, HAP Gandeng Creed Group

      NERACA   Jakarta - PT Hutama Anugrah Propertindo (HAP) menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Jepang, Creed Group.…

Sri Mulyani Dinobatkan Jadi Menteri Keuangan Terbaik

      NERACA   Bali - Sri Mulyani Indrawati memperoleh penghargaan sebagai Menteri Keuangan terbaik di kawasan Asia Timur…