ACT Galang Paket Bantuan Banjir

Sabtu, 01/02/2014

NERACA

Seperti awal tahun lalu, di tahun kuda kayu ini banjir kembali menyapa Ibukota dan sekitarnya. Bencana tahunan ini memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. Harta benda, sandang dan pangan tak sempat diselamatkan. Hingga kini, para manula, anak-anak, remaja, dewasa bahkan bayi yang baru lahir terpaksa tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Tak pelak, hujan kepedulian pun datang dari berbagai pihak. Dengan gerak cepat, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggandeng beberapa perusahaan. Guna memperluas jangkauannya untuk membantu korban banjir, ACT berkolaborasi dengan dengan PT. Trans Retail Indonesia (Carrefour) mengajak masyarakat membantu korban banjir dengan berbelanja Paket Bantuan Banjir (PBB) di Carrefour. Paket berisi kebutuhan dasar sehari-hari tersedia dalam tiga pilihan harga, Rp 200.000, Rp 100.000, dan Rp 50.000.

Vice President ACT Ibnu Khajar menuturkan, ACTsiap menyalurkan paket bantuan banjir (PBB) ini di wilayah yang terkena dampak banjir. Kolaborasi yang berlangsung selama 30 hari, mulai 25 Januari hingga 25 Februari ini, juga menunjukkan bahwa Carrefour turut berkontribusi dalamfase emergencydarurat banjir di Jabodetabek, Banten, Kerawang, dan sepanjang Pulau Jawa. “Kolaborasi ini merupakan cara sinergis untuk memudahkan pelanggan dalam menyalurkan donasinya,” ujar dia.

Head of External Communication and CSR Carrefour Hendrik Andrianto menambahkan, pihaknya berkolaborasi dengan ACT untuk mengajak masyarakat peduli kepada korban banjir melalui gerai Care to Share di Carrefour. “Bagi Anda yang ingin berdonasi tunai, dapat melalui gerai Care to Share di 35 cabang Carrefour di Jabodetabek,” kata Hendrik.

Brand ambassador ACT, yang juga pemeran Husna dalam film ‘Ketika Cinta Bertasbih’, Meyda Sefira memberikan simulasi program pada pengunjung Carrefour dalam mekanisme PBB tersebut. Meyda mengatakan, program ini sangat berguna menolong korban banjir.

''Ini bukan hanya hujan air, tapi saatnya hujan kepedulian. Bencana ini milik semua. Berapapun yang diberi, semoga bisa bermanfaat untuk mereka,''ujar dia yang mengaku semakin jatuh cinta pada dunia kemanusiaan, kedermawanan dan kerelawanan setelah berkolaborasi dalam program ini.

Tak hanya Carrefour, PT KAO Indonesia dengan brand Laurier ikut menyalurkan bantuan dengan mendonasikan perahu karet (rescue boat) dan pembalut untuk korban banjir.Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Laurier terhadap korban banjir, khususnya perempuan yang membutuhkan pembalut dan perlu untuk menjaga kebersihan dan perlu tetap merasa nyaman dan kering.

Selain itu, ACT juga berkolaborasi dengan Perusahaan Gas Nasioanal (PGN) menggelar Pelayanan Kesehatan (Pelkes) untuk korban banjir di musholla At-Taqwa, RT01/RW01, Kelurahan Pusaka Raya, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan Pelkes digelar bertujuan untuk mencegah dan mengobati penyakit yang diderita para pengungsi akibat banjir. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma dan pengobatan berbagai macam penyakit.