ASEAN Dukung Indonesia Bentuk Traktat - Menjelang MEA 2015

NERACA

Jakarta - Negara-negara Anggota ASEAN sepakat untuk mendukung usulan Indonesia dalam membentuk suatu traktat bagi kawasan Asia Timur dan Asia-Pasifik. Kesepakatan tersebut merupakan salah satu hasil pertemuan para Menteri Luar Negeri Negara ASEAN Retreat (ASEAN Foreign Minister's Meeting/AMM Retreat) yang diselenggarakan Jumat (17/1) pekan lalu di Bagan, Myanmar. Traktat tersebut akan dikembangkan dengan merujuk pada nilai-nilai yang terkandung dalam Treaty of Amity and Cooperation (TAC) dan Declaration of the East Asia Summit on the Principles for Mutually Beneficial Relations atau yang lebih akrab dipanggil Bali Principles.

Seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri Indonesia, Selasa (21/1), menyebutkan prakarsa tersebut merupakan penjabaran upaya Indonesia dalam memelihara perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan Asia Timur dan Asia-Pasifik serta dalam rangka menciptakan suatu lingkungan yang kondusif bagi pembangunan berkelanjutan di kawasan, terutama menjelang dan pasca terbentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015 mendatang.

Hadir dalam pertemuan tersebut seluruh Menteri Luar Negeri ASEAN, kecuali Kamboja dan Thailand. Pertemuan juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASEAN, Le Luang Minh. Pertemuan AMM Retreat dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Myanmar, HE Wunna Maung Lwin, yang sekaligus bertindak sebagai tuan rumah dan Ketua ASEAN 2014. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Marty Muliana Natalegawa. Pertemuan AMM Retreat di Bagan ini merupakan pertemuan perdana para Menteri Luar Negeri ASEAN pada masa Keketuaan Myanmar, yang juga untuk pertama kalinya menjadi Ketua ASEAN dalam sejarah ASEAN. Myanmar menjadi negara anggota ASEAN pada 1997 silam. [ardi]

Related posts