Walking With Dinosaurs: Tontonan yang Kental Dengan Rasa Kekeluargaan

Walking With Dinosaurs adalah cerita tentang kejadian 70 juta tahun silam, yaitu kisah seekor burung Alexornis bernama Alex (John Leguizamo). Berawal saat Ricky (Charlie Rowe) mengikuti pamannya, Uncle Zack (Karl Urban) ke sebuah pedalaman untuk menggali fosil yang diketahui adalah gigi dari jenis predator purbakala, Gorgosaurus.

Ricky yang semula enggan untuk ikut, justru dipertemukan dengan Alex, burung yang dapat berbicara dan mengisahkan cerita dari fosil gigi Gorgosaurus tersebut. Bukan kisah tentang Alex, melainkan sahabatnya, Patchi (Justin Long), sejenis Pachyrhinosaurus, pemakan tumbuh-tumbuhan. Patchi adalah bungsu dari keluarga kecilnya. Ia selalu ditindas oleh kakak-kakaknya terutama Scowler (Skyler Stone) yang terkenal sombong dan menyebalkan.

Sedari kecil, Patchi mengalami masa-masa sulit. Untuk makan saja, ia hanya mendapat sisa dari kakak-kakaknya. Namun Patchi tak pernah bersedih hati. Ditambah lagi, suatu ketika, Patchi bertemu dengan jenis Pachyrhinosaurus lainnya, Juniper (Tiya Sircar), yang berada dari kelompok yang berbeda dari Patchi.

Liarnya kehidupan kala itu, menewaskan ayah Patchi dalam upaya menyelamatkan dirinya. Bertambah buruk ketika Patchi tak lagi dapat menemui cinta pertamanya, Juniper, lantaran kini perjalanan rutin menuju Selatan sudah dimulai. Perjalanan musiman para hewan purba, antar Utara dan Selatan guna menyesuaikan kondisi musim.

Puncaknya adalah ketika Patchi beranjak dewasa, dan ia harus menghadapi Scowler, kakaknya sendiri yang tengah menjadi ketua rombongan, juga mencuri Juniper dari Patchi. Di sini, Patchi harus bangkit dari keterpurukannya dan menuju awal baru yang lebih cerah.

Walking With Dinosaurs, persembahan Animal Logic, BBC Earth, juga BBC Worldwide merupakan kisah keluarga yang sangat menyentuh. Hal ini diilhami dari bagaimana seekor Pachyrhinosaurus, dapat menunjukan sisi baik kepada golongan sesamanya. Walking With Dinosaursmenjadi tontonan yang kental dengan rasa kekeluargaan dan kebaikan hati.

Hadir di penghujung tahun 2013,Walking With Dinosaursyang merupakan film dengan pasar anak-anak, diharapkan mampu menginspirasi penonton dalam hal-hal yang positif. Perlu diingat, sisi komedi dan humor dalam film ini sangatlah pas, tidak berlebihan, tidak juga kurang.

BERITA TERKAIT

Gejolak Persaingan Ekonomi Global vs Cashflow yang Sehat - Studi Kasus Unrealized loss PLN

  Oleh: Sudimara Pati, Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Swasta Belakangan kita diberitakan bahwa Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) milik BUMN…

Mengganti Terigu Impor dengan Produk Buatan Lokal - Teknologi Pangan

        NERACA   Bogor - Mie memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia, tanpa pandang usia. Sayangnya mie…

Bank SulutGo Ekspansi Layanan Digital dengan Korpri

    NERACA   Manado - PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (SulutGo) melakukan ekspansi layanan digital dengan Koperasi…

BERITA LAINNYA DI RESENSI FILM

Love The Coopers: Kejutan untuk Klan Cooper

Film komedi barat berjudul “Love The Coopers” ini merupakan film yang berceritakan mengenai empat generasi dari klan Cooper yang datang…

Wujudkan Impian dengan Zikir 99 Asmaul Husna

Menurut etimologi,  Asmaul Husna berasal dari kata Al Asma dan Al Husna, yang artinya nama-nama yang indah. Secara istilah Asmaul…

Pride and Prejudice and Zombies

Pride and Prejudice and Zombies adalah salah satu film horor arahan arahan sutradara Burr Steers yang rilis di awal tahun…